Dewan Pers Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id — Dewan Pers menggelar doa bersama dan aksi solidaritas untuk lima jurnalis yang hilang kontak saat menjalankan tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda. Kegiatan tersebut berlangsung di Hall Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih Nomor 32–34, Jakarta Pusat, Senin (21/9/2026).

Doa bersama yang dimulai sekitar pukul 12.00 WIB itu dihadiri keluarga para jurnalis, insan pers, serta sejumlah pemangku kepentingan media. Kegiatan digelar sebagai bentuk solidaritas dan dukungan moral bagi keluarga yang masih menanti kepastian mengenai keberadaan para jurnalis tersebut.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kelima jurnalis yang hilang kontak tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudistoro Pranoto dari iNews, Firdaus Wajidi dari Anadolu Agency, dan Donal Husni, jurnalis foto lepas. Mereka hilang kontak bersama tiga awak kapal cepat KM Arupadatu I ketika melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau pada 7 September 2026.

Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat dalam kegiatan tersebut menyampaikan penghargaan atas dedikasi kelima jurnalis dalam menjalankan tugas jurnalistik. Ia juga menyampaikan harapan agar mereka dapat kembali kepada keluarga, sembari mengajak insan pers terus memberikan dukungan moral kepada keluarga.

Kegiatan solidaritas tersebut berlangsung setelah operasi pencarian dan pertolongan resmi terhadap delapan orang yang hilang, termasuk lima jurnalis, dihentikan pada 17 September 2026 setelah berlangsung selama 10 hari. Meski operasi resmi berakhir, dukungan dan upaya pencarian secara mandiri masih menjadi perhatian sejumlah organisasi pers.

Selain mendoakan keselamatan para jurnalis, Dewan Pers kembali menekankan pentingnya keselamatan kerja dalam peliputan, terutama ketika wartawan bertugas di wilayah berisiko seperti kawasan bencana. Dewan Pers sebelumnya menyerukan agar jurnalis mematuhi batas zona aman, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta berkoordinasi dengan petugas terkait sebelum melakukan peliputan.

Doa bersama di Hall Dewan Pers menjadi ruang bagi keluarga dan komunitas pers untuk memperkuat solidaritas serta menyampaikan dukungan di tengah belum ditemukannya kelima jurnalis tersebut. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa tugas jurnalistik di lapangan membutuhkan profesionalisme, kepatuhan terhadap prosedur keselamatan, serta perlindungan terhadap pekerja pers.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.