JAKARTA, Radarjakarta.id — Polri memperkuat operasi pencarian dan pertolongan (SAR) kecelakaan KM Virgo Transport 8 dengan mengevakuasi dua jenazah korban menggunakan Helikopter Polri Dauphin AS 365 N3/P-3103 dari perairan selatan Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Selasa (15/9/2026).
Evakuasi dilakukan setelah tim SAR gabungan menemukan dua jenazah di atas kapal tongkang yang ditarik Tugboat TCP 205. Helikopter Polri diberangkatkan dari Bandara Syamsudin Noor, Banjarmasin, menuju lokasi penemuan yang berjarak sekitar 80 nautical mile (NM) dari Banjarmasin.
Setibanya di lokasi, kedua jenazah dievakuasi menggunakan metode hoist dengan Basket Life dari kapal tongkang menuju helikopter. Proses evakuasi dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca serta aspek keselamatan penerbangan dan personel yang terlibat.
Selanjutnya, kedua jenazah dibawa menuju Bandara Syamsudin Noor untuk diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri dan pihak terkait guna menjalani proses penanganan serta identifikasi lebih lanjut.
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, dukungan Polri dalam operasi SAR dilakukan secara terpadu, mulai dari pencarian korban di laut hingga proses evakuasi terhadap korban yang ditemukan.
“Polri terus memberikan dukungan penuh dalam operasi pencarian dan pertolongan KM Virgo Transport 8. Ketika korban ditemukan, Polri juga menyiapkan kemampuan evakuasi, termasuk melalui dukungan helikopter, agar korban dapat segera dibawa untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (15/9/2026).
Berdasarkan data perkembangan operasi SAR hingga pukul 09.00 WITA, Selasa (15/9/2026), sebanyak 114 orang dari total 243 orang yang berada di dalam KM Virgo Transport 8 telah ditemukan. Dari jumlah tersebut, 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat dan enam orang meninggal dunia. Sementara itu, 129 orang lainnya masih dalam pencarian.
Trunoyudo menegaskan, Polri bersama Basarnas dan seluruh unsur SAR terus melakukan pencarian dengan mengoptimalkan dukungan armada laut maupun udara.
“Operasi SAR masih terus berlangsung. Polri bersama Basarnas dan seluruh potensi SAR terus melakukan penyisiran untuk menemukan korban yang masih dalam pencarian. Setiap korban yang ditemukan akan segera ditangani dan dievakuasi sesuai kondisi di lapangan,” katanya.
Selain dukungan udara, Korpolairud Baharkam Polri mengerahkan KP Laksmana-7012, KP Manyar-5003, dan KP Ibis-6001 untuk memperkuat penyisiran di wilayah perairan sekitar lokasi kejadian. Seluruh operasi dilakukan bersama unsur SAR lainnya dengan tetap memperhatikan kondisi gelombang dan keselamatan personel.
Polri memastikan dukungan terhadap operasi SAR KM Virgo Transport 8 terus dilakukan hingga seluruh proses pencarian, evakuasi, dan penanganan korban dapat dioptimalkan.***











