TNI Dalami Prajurit yang Dampingi Arya Wedakarna di Thailand

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id — Kehadiran anggota DPD RI asal Bali, I Gusti Ngurah Arya Wedakarna, dalam ajang Miss Equality World 2026 di Bangkok, Thailand, menjadi sorotan setelah foto dan video yang diunggah ke media sosial memperlihatkan dirinya didampingi seorang prajurit TNI Angkatan Laut (AL) berseragam dinas. Ajang tersebut digelar pada 30 Agustus 2026 dan secara resmi merupakan kompetisi yang ditujukan bagi perempuan transgender.

Sorotan tidak hanya tertuju pada kehadiran Arya, tetapi juga keberadaan prajurit TNI dalam acara tersebut. Lanal Denpasar kini mendalami identitas dan penugasan prajurit yang terlihat mendampingi Arya. TNI AL menyatakan, apabila hasil pendalaman menemukan adanya pelanggaran, personel terkait akan ditindak sesuai ketentuan hukum dan peraturan disiplin militer.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Arya kemudian memberikan klarifikasi. Ia mengatakan kehadirannya di Bangkok bukan dalam kapasitas sebagai anggota DPD RI, melainkan sebagai tokoh budaya Hindu dan pariwisata Bali. Menurut dia, undangan tersebut berkaitan dengan pemberian penghargaan di bidang pariwisata. Arya juga mengaku tidak mengetahui sejak awal bahwa acara yang dihadirinya merupakan ajang Miss Equality World yang diikuti perempuan transgender.

Terkait prajurit TNI yang berada di sampingnya, Arya menyebut sosok tersebut merupakan ajudan resmi dari TNI AL yang telah mendampinginya sekitar satu tahun. Ia menjelaskan, ajudan tersebut merupakan personel Bawah Kendali Operasi (BKO) dan keberadaannya dikaitkan dengan faktor keamanan selama kunjungan di Thailand. Arya menegaskan prajurit tersebut bukan peserta maupun bagian dari penyelenggara kontes.

“Itu ajudan saya, memang tugasnya mengawal saya, nggak ada hubungannya,” kata Arya, sebagaimana diberitakan IDN Times. Ia juga menyebut kondisi keamanan Thailand menjadi salah satu pertimbangannya membawa pengawalan selama berada di negara tersebut.

Di sisi lain, kehadiran Arya tetap memunculkan perdebatan publik karena ia tampak menerima penghargaan dalam rangkaian acara tersebut. Arya menyatakan dirinya tidak memberikan pernyataan untuk mendukung penyelenggaraan kontes dan menegaskan kedatangannya berkaitan dengan undangan serta penghargaan pariwisata. Sementara itu, status dan kesesuaian penugasan prajurit TNI yang mendampinginya masih menjadi bagian dari pendalaman Lanal Denpasar.***

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.