DENPASAR, Radarjakarta.id — Gudang penyimpanan furnitur dan berbagai barang bekas hotel di Jalan Mahendradatta Nomor 9C, Desa Padangsambian Klod, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar, Bali, terbakar pada Selasa (25/8/2026) sore. Kebakaran tersebut menghanguskan bangunan beserta seluruh barang yang tersimpan di dalamnya.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.27 Wita. Kebakaran pertama kali diketahui setelah seorang warga, Erna (61), yang sedang menjalankan tugas menyapu jalan di sekitar lokasi, mendengar suara ledakan dari dalam gudang. Tidak lama kemudian, terdengar teriakan warga dan kobaran api terlihat membesar.
Erna kemudian menghubungi salah seorang karyawan gudang untuk memberitahukan kejadian tersebut. Karyawan yang menerima informasi selanjutnya menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Denpasar untuk meminta bantuan.
Sebanyak tiga unit armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Petugas berjibaku memadamkan api hingga kobaran berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam sekitar pukul 16.10 Wita.
Api menghanguskan berbagai barang yang tersimpan di dalam gudang. Barang-barang tersebut antara lain furnitur hotel bekas, meja, kursi, kasur, lukisan, handuk, pendingin ruangan atau AC, serta genset. Meski api membesar, kobaran tidak sampai merembet ke bangunan yang berada di sekitar gudang.
Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat, Iptu Ekky Nurwenda Putra, mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Tim Unit Identifikasi Polresta Denpasar telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), sementara lokasi dipasangi garis polisi.
“Saat sedang bertugas menyapu jalanan, saksi mendengar suara ledakan dari dalam gudang, disusul teriakan warga dan kobaran api yang membesar,” ujar Ekky.
Kerugian materiil akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp300 juta. Namun, hingga proses penyelidikan berlangsung, polisi belum memastikan apakah suara ledakan tersebut berkaitan langsung dengan sumber api. Penyebab kebakaran masih dalam pendalaman petugas.
Polisi juga memastikan tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Fokus penyelidikan kini diarahkan untuk mengungkap titik awal api dan penyebab kebakaran yang menghanguskan gudang beserta barang-barang di dalamnya.|Regina*











