JAKARTA, Radarjakarta.id – Sinergi antara Kodam Jaya, Polda Metro Jaya, dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus diperkuat guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Ibu Kota tetap aman, tertib, dan kondusif. Kolaborasi lintas instansi tersebut menjadi kunci dalam memastikan berbagai aktivitas masyarakat berlangsung dengan lancar.
Polda Metro Jaya mencatat sebanyak 47 kegiatan berlangsung di wilayah hukumnya pada Sabtu (1/8/2026). Rangkaian kegiatan tersebut terdiri atas tiga agenda penyampaian pendapat di muka umum serta 44 kegiatan masyarakat yang tersebar di sejumlah wilayah Jakarta dan sekitarnya. Seluruh kegiatan berjalan aman dengan pengamanan yang disesuaikan berdasarkan tingkat kebutuhan di masing-masing lokasi.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto, mengatakan kondisi yang kondusif merupakan hasil sinergi yang solid antara Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan Pemprov DKI Jakarta dalam menjaga stabilitas keamanan di Ibu Kota.
“Gubernur DKI Jakarta, Pangdam Jaya, dan Kapolda Metro Jaya memiliki komitmen yang sama untuk memberikan rasa aman dan nyaman sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan baik,” ujar Budi di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.
Ia menjelaskan, pengamanan dilakukan secara terpadu melalui deteksi dini di lapangan maupun pemantauan ruang digital. Upaya tersebut melibatkan Direktorat Intelkam, Direktorat Reserse Siber, Direktorat Reserse Kriminal Umum, Direktorat Lalu Lintas, Biro Operasi, serta jajaran kepolisian di tingkat kewilayahan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan sejak dini.
Budi juga mengajak masyarakat serta insan media untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif dengan mengedepankan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, penyebaran informasi yang benar menjadi bagian penting dalam menciptakan rasa aman serta mencegah munculnya spekulasi yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.***











