JAKARTA, Radarjakarta.id – Program Nobar Kebangsaan hasil kolaborasi TNI Angkatan Darat (TNI AD) dan Televisi Republik Indonesia (TVRI) dalam penyelenggaraan FIFA World Cup 2026 mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Hingga Kamis (16/7/2026), kegiatan tersebut telah menjangkau 25.912 titik nonton bareng di seluruh jajaran TNI AD dengan total kehadiran mencapai 1.133.184 penonton.
Selain menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, kegiatan ini juga memberikan manfaat sosial sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. mengungkapkan rasa syukur karena TNI AD dapat mendukung penyiaran FIFA World Cup 2026 melalui TVRI sesuai harapan Presiden Republik Indonesia. Menurutnya, masyarakat tidak hanya dapat menikmati pesta sepak bola dunia secara gratis, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi dari aktivitas yang berkembang di sekitar lokasi nonton bareng.
“Kami dari TNI Angkatan Darat dengan senang hati dan bersyukur dapat mendukung penyiaran Piala Dunia sepak bola melalui TVRI sesuai keinginan Presiden untuk menghibur masyarakat, khususnya pecinta sepak bola, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian,” ujar Kasad.
Keberhasilan penyelenggaraan Nobar Kebangsaan juga mendapat apresiasi dari TVRI sebagai official broadcaster FIFA World Cup 2026 di Indonesia. Direktur Utama TVRI, Fiki Satari, menilai kolaborasi dengan TNI AD berhasil memperluas jangkauan siaran Piala Dunia hingga ke berbagai pelosok, termasuk wilayah terluar Indonesia.
“TVRI menyambut baik berbagai bentuk kolaborasi yang terjalin selama penyelenggaraan Piala Dunia. Hal ini menjadi bukti bahwa manfaat Piala Dunia benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke pulau-pulau terluar Indonesia,” kata Fiki.
Kolaborasi Nobar Kebangsaan bermula dari diskusi antara Kasad dan Direktur Utama TVRI saat kegiatan olahraga bersama di Markas Besar Angkatan Darat pada 3 Juli 2026. Gagasan tersebut kemudian diwujudkan melalui penyelenggaraan nonton bareng secara serentak di satuan-satuan TNI AD di seluruh Indonesia, sehingga masyarakat dapat menyaksikan pertandingan Piala Dunia secara gratis dalam suasana aman, tertib, dan penuh kebersamaan.
Selain mempererat hubungan antara prajurit dan masyarakat, kegiatan ini juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Kajian Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia memperkirakan penyelenggaraan FIFA World Cup 2026 mampu menciptakan perputaran ekonomi nasional lebih dari Rp5,03 triliun.
Sementara itu, survei Lokadata terhadap 1.176 responden di 10 wilayah Indonesia menunjukkan rata-rata pengeluaran masyarakat saat mengikuti nonton bareng mencapai sekitar Rp51 ribu per kegiatan. Pengeluaran tersebut sebagian besar digunakan untuk membeli makanan, minuman, paket data, serta kebutuhan pendukung lainnya yang secara langsung menggerakkan UMKM dan sektor usaha lokal.
Survei yang sama juga mencatat 79,9 persen responden memberikan penilaian positif terhadap penyelenggaraan siaran TVRI, sementara 73 persen menyatakan bangga TVRI menjadi penyiar resmi FIFA World Cup 2026. Hasil tersebut semakin memperkuat keberhasilan kolaborasi TNI AD dan TVRI dalam menghadirkan tayangan berkualitas yang menjangkau masyarakat luas sekaligus memberikan manfaat sosial dan ekonomi.
Rangkaian Nobar Kebangsaan akan mencapai puncaknya melalui Festival Rakyat Bola Gembira yang digelar di Lapangan Banteng, Jakarta, pada 19 Juli 2026. Acara yang terbuka dan gratis untuk masyarakat itu akan menghadirkan nonton bareng partai final FIFA World Cup 2026, konser musik, serta bazar UMKM sebagai wujud sinergi TNI AD dan TVRI dalam menghadirkan hiburan yang inklusif sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan.










