JAKARTA, Radarjakarta.id – Nama Sarwendah kembali menjadi sorotan publik setelah potongan video dirinya yang mengucapkan kata-kata kasar saat siaran langsung (live streaming) viral di berbagai platform media sosial. Gelombang kritik dan komentar netizen pun bermunculan hingga membuat mantan personel Cherrybelle itu akhirnya buka suara dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
Dalam video yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya, Sarwendah mengakui telah melakukan kesalahan dan menyatakan penyesalan atas kegaduhan yang timbul akibat video tersebut. Ia juga meminta maaf kepada para penggemar, masyarakat, keluarga, hingga pihak-pihak yang merasa terdampak oleh peristiwa itu.
Kontroversi bermula ketika sebuah cuplikan video live streaming memperlihatkan Sarwendah melontarkan kata-kata yang dianggap kasar saat sedang berada dalam kondisi emosional. Potongan video itu kemudian menyebar luas dan menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial.
Dalam klarifikasinya, Sarwendah mengaku seharusnya lebih bijak dalam menyikapi situasi yang dihadapinya. Ia menyadari bahwa sebagai figur publik, setiap ucapan dan tindakannya akan mendapat perhatian luas dari masyarakat.
Tak hanya meminta maaf, Sarwendah juga berharap publik dapat memberikan ruang baginya untuk menyelesaikan berbagai persoalan pribadi dan keluarga secara dewasa serta dengan kepala dingin. Ia menegaskan tidak ingin polemik yang berkembang semakin meluas dan berdampak pada orang-orang terdekatnya, terutama anak-anak.
Kasus ini semakin menjadi perhatian karena terjadi di tengah berbagai isu yang belakangan menyeret nama Sarwendah dan mantan suaminya, Ruben Onsu. Publik pun menyoroti bagaimana kehidupan pribadi keduanya kerap menjadi konsumsi media dan perbincangan warganet.
Meski permintaan maaf telah disampaikan, reaksi publik masih terbelah. Sebagian netizen mengapresiasi sikap Sarwendah yang mengakui kesalahan, sementara sebagian lainnya menilai figur publik harus lebih berhati-hati dalam bersikap di ruang digital yang serba terbuka.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa satu potongan video berdurasi singkat dapat memicu gelombang reaksi besar di era media sosial. Bagi publik figur, setiap ucapan bukan hanya konsumsi sesaat, tetapi juga dapat membentuk persepsi jutaan orang dalam hitungan menit.
“Saya minta maaf atas video yang beredar tersebut dan kepada semua pihak yang terdampak,” demikian pesan yang disampaikan Sarwendah dalam klarifikasinya.











