Presiden Prabowo Ingin Kendaraan Transparan Agar Dekat dengan Rakyat

banner 468x60

Ilustrasi (AI).

NGANJUK, Radarjakarta.id – Presiden Prabowo Subianto kembali mencuri perhatian publik usai mengungkap keinginannya memiliki kendaraan khusus buatan Pindad yang dirancang agar dirinya bisa lebih leluasa menyapa masyarakat saat kunjungan kerja ke daerah.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Pernyataan itu disampaikan Prabowo ketika meresmikan 1.061 Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur. Di hadapan ribuan warga, Prabowo mengaku tak tega hanya berada di dalam mobil saat rakyat berjejer menunggu berjam-jam di pinggir jalan.

“Rakyat begitu banyak keluar jalan, masa Presiden di dalam kendaraan. Kan enggak lucu,” ujar Prabowo disambut sorak warga.

Prabowo mengatakan, setiap kali turun ke daerah dirinya hampir selalu berdiri dari kendaraan demi bisa melambaikan tangan dan menyapa langsung masyarakat. Namun di balik antusiasme itu, ia mengaku sering merasakan telapak tangannya pegal karena harus menyalami warga tanpa henti.

Menurutnya, semangat masyarakat terutama di Jawa Timur begitu luar biasa. Bahkan, ia berseloroh tangan para petani dan emak-emak di daerah tersebut terasa “keras” karena terbiasa bekerja.

“Rakyat kita mau kasih tangan, masa kita enggak kasih tangan,” kata Prabowo sambil tertawa.

Karena alasan itu, Ketua Umum Partai Gerindra tersebut mengaku mulai memikirkan kendaraan kepresidenan model baru yang memungkinkan dirinya tetap aman, nyaman, tetapi tetap terlihat jelas oleh masyarakat sepanjang perjalanan.

Ia pun langsung memanggil nama Direktur Utama PT Pindad, Sigit Puji Santosa, untuk menyiapkan rancangan kendaraan khusus tersebut.
“Coba didesain mobil Presiden pakai kaca, ada kursinya, tapi orang tetap bisa lihat saya berdiri,” ucap Prabowo.
Nama Sigit sendiri bukan sosok asing dalam proyek kendaraan kepresidenan. Ia merupakan perancang MV3 Garuda Limousine, mobil resmi Presiden yang kini digunakan Prabowo sejak dilantik pada 20 Oktober 2024.

Kendaraan buatan PT Pindad itu dikenal sebagai mobil taktis premium dengan perlindungan antipeluru, ban run flat tyre, serta mesin diesel bertenaga hampir 200 tenaga kuda. Bobotnya mencapai hampir tiga ton dengan panjang sekitar lima meter.

Menariknya, konsep kendaraan yang diinginkan Prabowo sebenarnya pernah diwujudkan Pindad saat kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia pada 2024 lalu. Saat itu, Pindad memodifikasi MV3 menjadi “Popemobile” dengan area belakang terbuka dan pelindung kaca transparan sehingga Paus bisa berdiri menyapa umat.

Kini, publik menilai Prabowo ingin menghadirkan konsep serupa untuk kendaraan kepresidenan Indonesia, namun dengan desain yang lebih modern dan aman.

Di akhir pidatonya, Prabowo kembali melontarkan candaan soal usianya yang sudah tidak muda lagi, tetapi tetap ingin dekat dengan rakyat.

“Gue ini sudah 75 tahun, tapi rakyat sudah nunggu lama. Masa enggak saya sapa,” kata Prabowo sambil menunjukkan telapak tangannya kepada warga.

Langkah Prabowo itu langsung menjadi sorotan publik dan ramai diperbincangkan di media sosial. Banyak warga menilai keinginan Presiden untuk tetap berdiri menyapa masyarakat menunjukkan pendekatan yang lebih terbuka dan dekat dengan rakyat kecil.|Harno*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.