Followers Luna Maya Anjlok 800 Ribu, Instagram Diduga Sapu Bersih Akun Bot

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Dunia media sosial mendadak geger setelah jutaan followers di Instagram dilaporkan lenyap dalam waktu singkat. Fenomena ini memicu kepanikan para pengguna, mulai dari selebritas Indonesia hingga artis papan atas dunia. Salah satu nama yang ikut terseret dalam gelombang besar “penghapusan massal” itu adalah Luna Maya.

Aktris dan presenter ternama itu mengaku kehilangan sekitar 800 ribu pengikut dari akun Instagram pribadinya. Pengakuan tersebut disampaikan Luna lewat unggahan santai di Threads yang langsung viral dan ramai diperbincangkan netizen.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Instagram lagi bersih-bersih,” tulis Luna Maya singkat, namun kalimat itu langsung memicu spekulasi luas di media sosial.

Percakapan Luna dengan sahabatnya, Iwet Ramadhan, semakin menyita perhatian publik. Saat ditanya jumlah followers yang hilang, Luna mengungkap angka fantastis yang membuat banyak orang terkejut.

“800 ribu. Mayan juga, bot banyak juga ternyata,” ungkap Luna.

Meski kehilangan pengikut dalam jumlah besar, Luna justru menanggapi fenomena tersebut dengan santai. Ia menilai langkah Instagram malah membuat akun media sosialnya kini diisi oleh pengikut asli dan aktif, bukan akun palsu ataupun bot.

Fenomena “followers mendadak ambruk” ini ternyata bukan hanya terjadi di Indonesia. Sejumlah selebritas dunia ikut terdampak setelah pihak Instagram melakukan operasi pembersihan besar-besaran terhadap akun spam, akun bot, hingga akun tidak aktif.

Nama-nama besar seperti Cristiano Ronaldo, Kylie Jenner, Selena Gomez hingga Taylor Swift disebut mengalami penurunan followers dalam jumlah fantastis. Bahkan grup K-pop BTS dan BLACKPINK juga ikut terkena dampaknya.

Gelombang pengurangan followers ini sempat memunculkan berbagai dugaan liar di media sosial, mulai dari isu peretasan hingga error sistem Instagram. Namun belakangan diketahui bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari kebijakan rutin Meta untuk membersihkan ekosistem platform dari akun tidak autentik.

Pihak Instagram melalui juru bicara resminya menegaskan bahwa pengurangan jumlah followers terjadi karena proses penghapusan akun tidak aktif dan akun palsu yang dilakukan secara berkala.

Langkah besar ini disebut sebagai upaya menjaga kualitas interaksi pengguna sekaligus memastikan jumlah followers yang tampil benar-benar berasal dari pengguna aktif dan nyata. Bagi banyak figur publik, fenomena ini menjadi momen terbukanya fakta baru: tidak semua followers yang selama ini terlihat ternyata benar-benar manusia aktif di balik layar media sosial.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.