JAKARTA, Radarjakarta.id – Setelah lama vakum dari industri musik keras Indonesia, Heri Batara akhirnya kembali meramaikan blantika musik rock Tanah Air lewat single terbaru berjudul “We Are Not Fall In”.
Lagu ini menjadi penanda kembalinya mantan frontman Edane tersebut ke dunia musik setelah cukup lama berhenti dari proses kreatif sebagai penyanyi dan penulis lagu.
Dengan karakter musik cadas yang tetap kuat dan enerjik, “We Are Not Fall In” disebut sebagai bukti bahwa Heri Batara masih eksis dan memiliki semangat panjang di industri musik rock nasional.
“Alasan saya kembali karena banyak dorongan dari teman-teman untuk berkarya lagi. Selain itu saya merasa masih mampu untuk terus berkreativitas,” ujar Heri Batara.
Single “We Are Not Fall In” mengangkat pesan tentang pentingnya bangkit dan tidak terjebak kembali pada situasi buruk di masa lalu. Lagu ini juga merefleksikan keresahan terhadap banyaknya janji dan omongan yang belum tentu terbukti kebenarannya.
Menurut Heri Batara, karya terbarunya tetap mempertahankan identitas musik rock yang selama ini melekat pada dirinya. Ia mengaku tidak terlalu memikirkan label genre musik, melainkan lebih fokus menciptakan karya yang sesuai dengan karakter dan kemampuan bermusiknya.
“Saya tidak terlalu peduli soal genre. Intinya membuat musik yang memang kita pahami dan bisa dimainkan dengan jujur, bukan sekadar ikut tren,” katanya.
Proyek solo Heri Batara mendapat dukungan dari Cadaazz Pustaka Musik sebagai label partner. Fransiscus Eko dari Cadaazz Pustaka Musik optimistis kehadiran single ini dapat mengobati kerinduan penggemar musik rock dan metal Indonesia terhadap sosok Heri Batara.
Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah materi lagu lainnya telah disiapkan dan akan dirilis dalam waktu dekat.
Dalam proses penggarapan single “We Are Not Fall In”, Heri Batara melibatkan sejumlah musisi muda. Aransemen lagu dipercayakan kepada Mev, sementara William Agathan mengisi gitar dan Kemal Fasya mengisi drum. Heri menyebut proses kreatif dilakukan secara kolaboratif dengan menyatukan visi lintas generasi.
“Ini kerja tim. Saya memberikan arahan musiknya, lalu semua ide kami gabungkan bersama,” jelasnya.
Sebagai mantan personel sekaligus eks manajer Edane, Heri Batara mengaku tidak terbebani oleh masa lalunya bersama band tersebut. Sebaliknya, pengalaman itu justru menjadi motivasi untuk menghasilkan karya yang lebih baik melalui proyek solonya.
“Dulu pernah terlibat dalam band yang bagus, sekarang membuat proyek sendiri juga harus bagus, bahkan kalau bisa lebih baik,” ungkap Heri.
Meski menggunakan namanya sebagai identitas proyek solo, Heri menegaskan bahwa konsep yang dibangun tetap mengusung semangat sebuah band. Hal itu terlihat dari keterlibatan para personel dan tim kreatif dalam seluruh proses produksi hingga persiapan penampilan panggung.
Single “We Are Not Fall In” diproduksi oleh Rock On Music bersama Cadaazz Pustaka Musik dan kini sudah tersedia di berbagai platform digital. Sementara itu, video lirik lagu tersebut telah dirilis melalui kanal YouTube resmi Cadaazz Pustaka Musik, sambil menunggu proses produksi video musik resminya.











