BANDUNG, Radarjakarta.id – Dua penemuan mengejutkan terjadi hampir bersamaan di dua daerah berbeda di Indonesia. Tim gabungan bersama aparat kepolisian kini bergerak cepat setelah kerangka manusia ditemukan di bawah Jembatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, serta di kawasan perkebunan lereng Watu Tumpuk, Pegunungan Muria, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Kedua temuan ini sontak membuat warga sekitar geger dan bertanya-tanya soal identitas korban.
Di Bandung, penemuan kerangka manusia dilaporkan berada di bawah Jembatan Dayeuhkolot dalam kondisi tergeletak di antara tumpukan sampah. Kapolsek Baleendah AKP Hendri Noki membenarkan adanya temuan tersebut dan memastikan pihaknya langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal. “Betul ada, saya sedang di tempat kejadian. Nanti akan saya kabarkan kembali ya,” ujarnya.
Sejumlah tim gabungan seperti Basarnas, Tagana, Damkar hingga tim medis juga langsung diterjunkan untuk membantu proses evakuasi di lokasi kejadian. Hingga saat ini, polisi masih menutup rapat informasi terkait identitas maupun penyebab kematian korban, sembari melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Sementara itu di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, suasana serupa juga terjadi setelah warga Desa Sitiluhur digemparkan oleh penemuan kerangka manusia di area perkebunan terpencil lereng Watu Tumpuk, Pegunungan Muria, pada Rabu (1/4/2026) pagi. Kerangka tersebut pertama kali ditemukan warga yang tengah membersihkan lahan garapan di kawasan Perhutani sekitar pukul 10.00 WIB.
Kepala Desa Sitiluhur, Suyuti, membenarkan penemuan itu. Ia menyebut kondisi jenazah sudah tidak utuh dan hanya tersisa tengkorak serta tulang belulang. Sejumlah barang seperti kaus putih, celana jins, dan sandal jepit merah masih ditemukan di sekitar lokasi, namun tanpa identitas apa pun.
Petugas juga memperkirakan tinggi badan korban sekitar 160 sentimeter, dengan sebagian jaringan tubuh masih tersisa dalam kondisi terbatas. Warga sekitar mengaku tidak pernah mencium bau menyengat sebelumnya karena lokasi yang terpencil dan jarang dilalui.
Saat ini, kedua kasus di Bandung dan Pati tersebut telah ditangani aparat kepolisian masing-masing daerah. Kerangka manusia dari dua lokasi berbeda itu telah dievakuasi untuk proses identifikasi lebih lanjut guna mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematian.|Ucha*











