Lab Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lebih dari 900 Inovasi Global

Opening Ceremony Lab Indonesia 2026. (Foto: Radarjakarta.id/Ilham)
banner 468x60

TANGERANG, Radarjakarta.id – Pameran industri laboratorium terbesar di Indonesia, Lab Indonesia 2026 resmi dibuka pada Rabu (15/4/2026). Ajang yang berlangsung di Hall 5–7 Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang ini akan berlangsung hingga 17 April 2026.

Mengusung tema “Shaping the Future of Indonesia’s Laboratory Industry: Innovation, Standards, and Global Competitiveness,” Lab Indonesia 2026 hadir untuk menjawab meningkatnya tuntutan standar kesehatan global dan kualitas pengujian.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Pameran edisi ke-8 ini diikuti 305 perusahaan dari 16 negara serta menampilkan 921 teknologi dan solusi laboratorium dari 32 negara. Ajang ini juga menargetkan 15.000 pengunjung profesional dan menghadirkan 205 pembeli potensial (trade buyers).

Deputy Event Director PT Pamerindo Indonesia, Kristi Wulandari mengatakan bahwa Lab Indonesia 2026 tidak hanya menampilkan teknologi, tetapi juga menjadi wadah kolaborasi global.

“Lab Indonesia terus berkembang sebagai platform yang mempertemukan inovasi global dengan kebutuhan industri di Indonesia. Pada edisi ke-8 ini, kami menghadirkan skala yang lebih besar, program yang lebih beragam, serta berbagai kolaborasi strategis yang membuka peluang baru bagi pelaku industri, akademisi, dan profesional untuk saling terhubung dan berkembang,” ujarnya.

Berbagai program unggulan turut digelar, seperti 21 sesi LabForum (konferensi ilmiah internasional) dan 135 sesi LabTalk (seminar teknis, workshop, dan demonstrasi), serta program One to One Business Matching untuk mendorong kemitraan strategis.

Kepala Organisasi Riset Nanoteknologi dan Material BRIN, Prof Dr Ratno Nuryadi menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ekosistem laboratorium nasional.

“Kemajuan riset dan industri sangat ditentukan oleh kualitas infrastruktur laboratorium, akses terhadap teknologi mutakhir, serta konektivitas antarpelaku ekosistem. Melalui Lab Indonesia, akan terjadi akselerasi transfer teknologi, peningkatan kapasitas SDM, serta terbukanya peluang kolaborasi strategis antara periset, industri, dan pemerintah,” paparnya.

Prof Ratno Nuryadi juga menambahkan bahwa pameran ini berperan penting dalam ekosistem inovasi nasional.

“Lab Indonesia menjadi bagian penting dari ekosistem inovasi nasional. Dukungan laboratorium yang andal sangat diperlukan untuk penguatan industri manufaktur berbasis teknologi tinggi,” tandasnya.

Selain pameran teknologi, Lab Indonesia 2026 menghadirkan berbagai program interaktif dan edukatif, seperti Learning LabVenture Zone, layanan konsultasi laboratorium, serta Mobile Health Station dengan 22 jenis pemeriksaan kesehatan. Pengunjung juga dapat menikmati fasilitas Wellness Corner yang menyediakan layanan relaksasi dan kesehatan.

Dengan area pameran seluas 14.500 meter persegi dan partisipasi internasional yang tinggi, Lab Indonesia 2026 diharapkan menjadi momentum strategis dalam memperkuat ekosistem laboratorium nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.