DEPOK, Radarjakarta.id – Kejuaraan menembak internasional Brimob Xtreme 2026 rdi Lapangan Tembak Presisi Hoegeng Iman Santoso, Mako Korbrimob Polri, Kelapadua, Cimanggis, Depok resmi ditutup pada Minggu (12/4/2026) malam.
Ajang bergengsi yang berlangsung sejak 7 hingga 12 April 2026 ini sukses menjadi panggung kompetitif bagi ratusan atlet menembak dari dalam maupun luar negeri.
Dalam event ini penembak dari Indonesia mendominasi menjadi pemenang di kelas Handgun Revolver Overall juara pertama diraih oleh Ciciota, Surbakti dari Indonesia.
Di kelas Handgun Classic – Overall dimenangkan oleh Daniel Lee (Indonesia), Handgun Production – Lady juara pertama diraih oleh Missy, Binti Jaafar dari Malaysia.
Handgun Production – Junior juara satu diraih oleh Krisna Abiyu Arma, Putra(Indonesia), Handgun Production – Overall Vincentius, Djajadiningrat dari Indonesia.
Handgun Production Optics – Overall dimenangkan oleh Muhammad Awaludin, Ilham(Indonesia).
Handgun Standard – Junior
Disabet oleh Yudistira Aulia, Lutfie dari Indonesia.
Handgun Standard – Overall juara pertama diraih oleh Hans Christian PT, Manihuruk Indonesia.
Komandan Korps Brimob Polri, Komjen Pol Ramdani Hidayat menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan Brimob Xtreme 2026.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, serta official range (RO) yang telah berkontribusi dalam menyukseskan ajang tersebut.
“Alhamdulillah kegiatan Brimob Xtreme 2026 dapat berjalan dengan baik. Terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, dan juga peserta dari luar negeri yang telah berpartisipasi,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengungkapkan tradisi unik di lingkungan Korbrimob, yakni pemberian hadiah berupa sepeda motor listrik bagi peserta yang mampu meraih nilai sempurna dalam kategori menembak presisi.
“Jika ada yang mencapai nilai 100 atau sempurna, langsung kami berikan motor listrik. Ini menjadi motivasi sekaligus tradisi di Korbrimob,” jelasnya.
Meski hadiah tersebut telah disiapkan, hingga akhir kejuaraan belum ada peserta yang berhasil meraih skor sempurna.
Hal ini menunjukkan tingginya tingkat kesulitan dalam kategori presisi yang dipertandingkan.
Lebih lanjut, Ramdani menyampaikan bahwa ke depan Brimob Xtreme akan terus dikembangkan dengan tantangan yang lebih ekstrem dan inovatif.
Salah satu evaluasi yang muncul adalah menghadirkan skenario yang lebih menantang, seperti simulasi kondisi ekstrem sebelum menembak.
Selain itu, Korbrimob juga tengah mempersiapkan berbagai agenda lanjutan, termasuk rencana pelaksanaan Kapolri Cup serta Brimob Challenge yang menjadi ajang seleksi untuk kompetisi internasional di Dubai dan Qatar.
Ia juga memaparkan capaian membanggakan tim Korbrimob dalam ajang internasional sebelumnya.
Dari total 96 negara dan 105 tim peserta, tim Korbrimob berhasil menorehkan prestasi dengan menempati peringkat ke-11 dan ke-24 untuk kategori Polki, serta peringkat ke-36 untuk tim Polwan. Bahkan, khusus kategori Polwan, Indonesia berhasil meraih peringkat kedua dunia.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua dan akan terus kami tingkatkan ke depannya,” tambahnya.
Tak hanya sebagai ajang kompetisi, Brimob Xtreme 2026 juga menjadi sarana pembinaan karakter, peningkatan disiplin, serta penguatan nilai sportivitas.
Kegiatan ini turut mempererat hubungan antara aparat keamanan, atlet menembak, dan masyarakat umum.
Ramdani juga membuka peluang bagi klub menembak dan masyarakat yang ingin berlatih dengan memanfaatkan fasilitas Korbrimob.
Menurutnya, hal ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan prestasi olahraga menembak di Indonesia.
Di akhir acara, pihaknya menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama penyelenggaraan, sekaligus berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan di masa mendatang.











