KEBUMEN, Radarjakarta.id – Kejadian tak terduga mengguncang kawasan wisata Pantai Logending. Sebuah video yang memperlihatkan sepasang muda-mudi tidur berpelukan di dalam masjid viral dan langsung menyita perhatian publik. Rekaman yang beredar sejak Rabu (1/4/2026) itu meledak di media sosial, ditonton jutaan kali dan memantik perdebatan sengit.
Dalam video tersebut, pasangan laki-laki dan perempuan terlihat terbaring di atas karpet masjid dalam posisi saling berpelukan. Mereka tampak tertidur lelap, seolah tak menyadari bahwa lokasi yang mereka gunakan adalah tempat ibadah. Tak hanya itu, seorang pria lain juga terlihat tidur di dekat mereka, menambah kejanggalan situasi yang terekam.
Ketegangan memuncak saat sejumlah warga datang dan mendapati pemandangan tersebut. Dengan nada kesal, warga langsung membangunkan pasangan itu. Aksi spontan pun terjadi, air disiramkan ke tubuh mereka, bahkan ember dilempar sebagai bentuk teguran keras atas perilaku yang dinilai tidak pantas di area suci.
Dalam rekaman lanjutan, pasangan itu akhirnya terbangun dan terlihat kebingungan. Mereka berusaha menutupi wajah di tengah sorotan warga yang terus melontarkan teguran. Teriakan “tsunami” terdengar berulang kali dari warga yang meluapkan emosi saat mengguyur air ke arah keduanya.
Peristiwa ini langsung memicu gelombang reaksi publik. Banyak yang mengecam tindakan pasangan tersebut karena dianggap mencederai kesucian masjid dan melanggar norma sosial. Namun di sisi lain, tak sedikit pula yang menilai cara warga menegur terlalu berlebihan dan berpotensi memperkeruh situasi.
Pihak kepolisian akhirnya turun tangan. Kapolsek Ayah, AKP Diyono, membenarkan kejadian tersebut dan memastikan kasusnya telah ditangani. Insiden yang terjadi sekitar pukul 09.00 WIB itu kini menjadi sorotan luas, sekaligus pengingat keras tentang pentingnya menjaga etika dan penghormatan di tempat ibadah, terutama di kawasan publik seperti destinasi wisata.***











