MAKASSAR, Radarjakarta.id – Arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Makassar berlangsung lancar dan terkendali hingga H+7 Idulfitri. Tercatat, total pergerakan penumpang mencapai 79.477 orang dengan 81 kunjungan kapal sejak periode H-15 hingga H+7.
Berdasarkan data Posko Angkutan Laut Lebaran KSOP Utama Makassar per 28 Maret 2026 pukul 08.00 WIB, aktivitas penumpang masih cukup tinggi, menandakan arus balik belum sepenuhnya usai.
Guna memastikan kelancaran dan keselamatan pelayaran, tim dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan, melakukan monitoring langsung di lapangan. Pengawasan dipimpin Kasubdit Keselamatan Kapal, Maltus Jackline Kapistrano.
Petugas memastikan seluruh layanan berjalan optimal, baik di pelabuhan maupun di atas kapal, dengan mengedepankan prinsip keselamatan tanpa kompromi.
Secara umum, penyelenggaraan angkutan laut Lebaran di Makassar berjalan aman, tertib, dan terkendali. Pelayanan kepada penumpang juga terus ditingkatkan guna memenuhi standar pelayanan minimum.
Kepala KSOP Utama Makassar, Jon Kenedi, mengatakan arus balik di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar masih tergolong tinggi.
“Hingga H+7, pergerakan penumpang masih cukup tinggi. Kami terus memantau seluruh terminal agar pelayanan tetap berjalan lancar dan aman,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta mematuhi aturan dan arahan petugas selama masa arus balik.
Adapun rute perjalanan penumpang masih didominasi dari dan menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Baubau, Parepare, Labuan Bajo, Batulicin, serta Selayar.
Tingginya mobilitas ini menegaskan peran vital transportasi laut sebagai tulang punggung konektivitas masyarakat, khususnya di kawasan timur Indonesia selama momentum mudik dan arus balik Lebaran.











