JAKARTA, Radarjakarta.id – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, suasana di kawasan Kutabumi berubah drastis. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah lonjakan pelanggan di Barbar Shop, pangkas rambut pria yang mendadak “diserbu” warga dari berbagai penjuru.
Sejak pagi hingga malam hari, kursi barber nyaris tak pernah kosong. Para pelanggan rela menunggu lebih dari 30 menit bahkan lebih hanya untuk mendapatkan potongan rambut rapi demi tampil maksimal saat Lebaran.
Menurut Putra (24) salah satu kapster di Barber Shop ‘Shareloc jalan raya Kutabumi Raya, Tangerang mengalami peningkatan jumlah pelanggan sudah terasa sejak H-7 Lebaran.
“Biasanya ramai, tapi sekarang jauh lebih padat. Banyak yang datang setelah kerja, bahkan ada yang antre dari sore,” ujar Putra kepada Radarjakarta, Rabu (18/3).
Fenomena ini bukan hal baru. Setiap tahun, permintaan jasa pangkas rambut pria memang melonjak tajam menjelang Idul Fitri. Tradisi tampil bersih dan rapi saat bersilaturahmi menjadi alasan utama.
Tradisi dan Kebutuhan Tampil Prima
Dalam budaya masyarakat Indonesia, Lebaran bukan sekadar perayaan, tetapi juga momen untuk berkumpul bersama keluarga dan kerabat.
Penampilan menjadi bagian penting dari kesan pertama saat bertemu sanak saudara.
Rambut yang rapi dinilai mencerminkan kebersihan dan kesiapan menyambut hari kemenangan. Tak heran jika barber shop seperti Barbar Shop menjadi destinasi wajib bagi banyak pria.
Manfaat Pangkas Rambut Secara Rutin
Berdasarkan berbagai referensi umum yang banyak dibahas dalam sumber kesehatan dan gaya hidup:
1. Menjaga kesehatan kulit kepala Rambut yang terlalu panjang dan tidak terawat bisa memicu ketombe dan iritasi.
2. Meningkatkan kepercayaan diri
Penampilan rapi terbukti berpengaruh pada rasa percaya diri saat bertemu orang lain.
3. Mendukung kebersihan diri
Rambut pendek lebih mudah dirawat dan dibersihkan, terutama di cuaca panas.
4. Memberi kesan profesional dan segar
Cocok untuk momen formal seperti silaturahmi Lebaran.
Peluang Rezeki Musiman
Lonjakan pelanggan ini juga menjadi berkah tersendiri bagi para tukang pangkas. Dalam sehari, jumlah pelanggan bisa meningkat dua hingga tiga kali lipat dibanding hari biasa.
“Kalau hari normal mungkin 10–15 orang, sekarang bisa tembus 40 orang lebih,” ungkap salah satu pekerja.
Meski kelelahan, para barber tetap melayani dengan maksimal demi menjaga kepuasan pelanggan.
Antrean Panjang Jadi Pemandangan Biasa
Di sepanjang Jalan Raya Kutabumi, hampir semua tempat pangkas rambut mengalami kondisi serupa. Antrean panjang bahkan terlihat hingga ke luar toko, menciptakan suasana khas jelang Lebaran yang selalu dinanti setiap tahun.
Bagi warga, menunggu lama bukan masalah. Yang penting, mereka bisa tampil percaya diri saat merayakan Idul Fitri bersama keluarga tercinta.
“Lebaran harus tampil beda. Walau antre, tetap worth it,” ujar salah satu pelanggan sambil tersenyum.***











