Wayang GenB Jadi Media Edukasi, Anak-anak Komunitas Rentan di Tangsel Suarakan Komitmen Iklim

Dok. GenB Indonesia
banner 468x60

TANGSEL, Radarjakarta.id – Di tengah meningkatnya ancaman krisis iklim yang semakin dirasakan oleh masyarakat perkotaan, puluhan anak dari komunitas berpenghasilan rendah di Tangerang Selatan menyuarakan komitmen sederhana namun bermakna: menjaga bumi.

Komitmen tersebut dituangkan dalam sesi “Janji untuk Bumi”, bagian dari kegiatan AMPLIFY (Awareness Movement on Planet, Low-carbon Living, Impact, Future and Youth) yang diselenggarakan Generasi Energi Bersih (GenB) Indonesia pada Sabtu (14/3/2026) di Taman Baca Amalia, Tangerang Selatan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Melalui secarik kertas, anak-anak menuliskan janji mereka untuk melakukan tindakan sederhana seperti mematikan lampu yang tidak digunakan, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, hingga menjaga kebersihan lingkungan.

Aksi simbolik ini menjadi penutup dari rangkaian edukasi iklim yang dikemas secara kreatif melalui pertunjukan Wayang GenB, perakitan dinamo sederhana, permainan puzzle bertema lingkungan, serta praktik pengolahan sampah menjadi ecopot.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program regional AMPLIFY, sebuah inisiatif advokasi iklim yang dipimpin oleh Youth for Energy Southeast Asia (Y4E-SEA) dan didukung oleh Institute for Essential Services Reform (IESR) serta Yayasan Indonesia Bebas Emisi.

Program ini dirancang untuk memperluas literasi energi bersih dan kesadaran lingkungan di kalangan anak-anak dan generasi muda yang tinggal di kawasan padat, lingkungan rentan, dan komunitas berpenghasilan rendah—kelompok yang seringkali paling terdampak oleh degradasi lingkungan namun memiliki akses terbatas terhadap pendidikan iklim.

Pendidikan Iklim untuk Mereka yang Paling Terdampak

National Chairperson GenB Indonesia, Ilham Maulana, menilai bahwa pendidikan iklim perlu menjangkau kelompok yang selama ini jarang tersentuh program edukasi lingkungan.

“Anak-anak di komunitas rentan sering menjadi kelompok yang paling merasakan dampak polusi, banjir, atau degradasi lingkungan, tetapi mereka justru memiliki akses paling terbatas terhadap pendidikan iklim. Melalui AMPLIFY, kami ingin memastikan mereka tidak hanya menjadi korban krisis iklim, tetapi juga memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari solusi,” ujar Ilham.

Menurutnya, pendekatan kreatif seperti Wayang GenB menjadi cara efektif untuk menjelaskan isu kompleks seperti perubahan iklim dan transisi energi kepada anak-anak.

“Setiap ‘Janji untuk Bumi’ yang mereka tulis adalah pengingat bagi kita semua bahwa perubahan besar selalu dimulai dari kesadaran kecil. Ini adalah investasi jangka panjang untuk membangun generasi yang lebih peduli dan siap menjaga bumi,” tambahnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.