Warga Kalideres Apresiasi Respons DPRD DKI Komisi A Terkait Penolakan Pembangunan Rumah Duka dan Krematorium

banner 468x60

JAKARTA, RadarJakarta.id – Warga dari sejumlah wilayah di Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, menyampaikan apresiasi kepada anggota DPRD DKI Jakarta yang turun langsung mendengarkan aspirasi masyarakat terkait rencana pembangunan rumah duka dan krematorium di kawasan tersebut.

Apresiasi tersebut datang dari warga RW 12 dan RW 19 Kelurahan Pegadungan, serta RW 01, RW 14, dan RW 17 Kelurahan Kalideres yang wilayahnya berbatasan langsung dengan lokasi rencana pembangunan. Mereka menilai langkah wakil rakyat yang hadir untuk mendengar keluhan masyarakat sebagai bentuk respons cepat terhadap persoalan yang sedang dihadapi warga.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Penolakan warga berangkat dari dugaan adanya pelanggaran perizinan serta penggunaan lahan yang selama ini dimanfaatkan masyarakat sebagai fasilitas olahraga, khususnya lapangan sepak bola.

Pertemuan untuk menyerap aspirasi masyarakat tersebut digelar pada Sabtu, 7 Maret 2026, dan dihadiri sejumlah anggota DPRD DKI Jakarta dari Komisi A. Dalam forum itu, puluhan warga menyampaikan langsung keberatan mereka terhadap rencana pembangunan rumah duka dan krematorium di lokasi yang dianggap memiliki fungsi sosial bagi masyarakat sekitar.

Salah satu perwakilan warga, Subur, mengaku masyarakat merasa dihargai karena para wakil rakyat bersedia datang langsung dan mendengarkan aspirasi warga.

“Alhamdulillah, terkait dugaan pelanggaran perizinan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Pak Inggard Joshua menyampaikan akan meminta Inspektorat melakukan pemeriksaan terhadap pejabat terkait. Dalam pertemuan itu juga hadir anggota DPRD Komisi A seperti Pak William dan Ibu Lauw Siegvrieda,” ujar Subur, Senin, (9/3/2026).

Menurutnya, warga merasa lega karena para anggota dewan memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut. Ia juga menilai sikap para wakil rakyat yang siap mengawal aspirasi masyarakat menjadi harapan bagi warga Kalideres.

Subur menambahkan, dalam kesempatan tersebut, Inggard Joshua menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat dan memastikan proses perizinan pembangunan berjalan sesuai aturan yang berlaku.

“Iya, di hadapan warga beliau menyatakan siap pasang badan untuk warga Kalideres. Kami merasa puas dengan pernyataan Pak Inggard dan anggota DPRD Komisi A yang mendukung aspirasi masyarakat. Intinya, warga menolak pembangunan rumah duka dan krematorium di lokasi tersebut,” ungkapnya.

Warga berharap pemerintah daerah dapat meninjau kembali rencana pembangunan tersebut serta memastikan setiap proses perizinan dilakukan secara transparan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sekaligus mempertimbangkan kepentingan sosial masyarakat yang selama ini memanfaatkan lahan tersebut sebagai ruang publik.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.