Operasi Ramadan, Satpol PP Jaksel Jangkau Keluarga PPKS di Tebet

Operasi Ramadan, Satpol PP Jaksel Jangkau Keluarga PPKS di Tebet
Operasi Ramadan, Satpol PP Jaksel Jangkau Keluarga PPKS di Tebet
banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Selatan bersama tim Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial menjangkau satu keluarga Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang beraktivitas sebagai manusia gerobak di wilayah Kecamatan Tebet, Senin (9/3/2026).

Penjangkauan dilakukan saat petugas melakukan patroli penertiban di sejumlah titik rawan aktivitas PPKS di kawasan Jakarta Selatan, terutama selama bulan Ramadan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kepala Satpol PP Jakarta Selatan, Nanto Dwi Subekti mengatakan, keluarga tersebut terdiri dari YS (43) sebagai ibu, E (75) sebagai ayah, serta dua anak mereka yakni MAR (12) dan MAA (5).

“Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, mereka diketahui berasal dari Jalan Revolusi, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Kota Depok,” kata Nanto.

Menurutnya, setelah dilakukan pendekatan secara persuasif, keluarga tersebut kemudian dibawa menggunakan kendaraan operasional Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan menuju panti sosial untuk mendapatkan penanganan serta pembinaan lebih lanjut.

“Kami selalu mengedepankan cara-cara persuasif dan humanis dalam setiap penjangkauan. Harapannya, setelah mendapatkan pembinaan di panti sosial, mereka memiliki bekal keterampilan sehingga bisa hidup lebih mandiri dan sejahtera,” ujarnya.

Dalam operasi tersebut, petugas juga mengamankan empat unit gerobak beserta sejumlah barang milik PPKS yang selanjutnya dibawa ke Gudang Satpol PP Jakarta Selatan.

Nanto menjelaskan, kegiatan penertiban ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban umum serta kenyamanan masyarakat, khususnya selama bulan Ramadan.

Ia juga menegaskan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menertibkan keberadaan PPKS, termasuk manusia gerobak yang jumlahnya kerap meningkat menjelang Ramadan hingga Idulfitri.

“Ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban kota sekaligus menekan maraknya aktivitas manusia gerobak yang biasanya meningkat saat Ramadan dan menjelang Idulfitri,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Bernard Tambunan menambahkan, pihaknya terus mengintensifkan kegiatan penjangkauan terhadap PPKS selama Ramadan.

Berdasarkan data rekapitulasi penjangkauan sejak 19 Februari hingga awal Maret 2026, tercatat sebanyak 30 PPKS telah dijangkau dari berbagai lokasi di wilayah Jakarta Selatan.

“Sebagian besar yang dijangkau berasal dari kelompok gelandangan dan pengemis. Selain itu, kami juga menemukan PPKS kategori terlantar serta penyandang disabilitas mental,” jelas Bernard.

Ia berharap, melalui pembinaan yang diberikan sesuai dengan kondisi masing-masing PPKS, langkah tersebut dapat membantu mereka memperoleh kehidupan yang lebih layak sekaligus menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Kami juga menekankan agar mereka tidak kembali ke jalan. Jika kembali terjaring, tentu akan ada langkah penanganan lanjutan hingga pemulangan ke daerah asal,” pungkasnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.