BEKASI, Radarjakarta.id – Menyambut periode arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways (PT CTP Tollways) menegaskan komitmennya dalam menjaga keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas di Jalan Tol Cibitung–Cilincing (JTCC).
Sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) JTCC, PT CTP Tollways menyiapkan sejumlah langkah strategis guna memastikan pelayanan tetap optimal bagi pengguna jalan. Upaya tersebut meliputi:
- Menjamin keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di sepanjang ruas tol;
- Memastikan pemenuhan serta konsistensi Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol; dan
- Menghentikan sementara seluruh pekerjaan konstruksi maupun pemeliharaan di sekitar ruang manfaat jalan tol (rumaja) mulai 11 Maret hingga 1 April 2026, guna meminimalkan potensi gangguan selama periode mudik dan balik Lebaran.
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama PT CTP Tollways, Erwan Dwi Winanto, menegaskan bahwa momentum mudik merupakan waktu penting bagi masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga.
“Momentum mudik adalah waktu yang sangat berarti bagi masyarakat. PT CTP Tollways berkomitmen memastikan layanan jalan tol tetap optimal selama arus mudik dan arus balik Hari Raya Idul Fitri 1447 H,” ujarnya pada Senin lalu, 23 Februari 2026.
Langkah ini menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus memastikan perjalanan berlangsung aman dan nyaman.
Seiring meningkatnya volume kendaraan dan potensi hujan selama periode tersebut, PT CTP Tollways juga mengimbau pengguna jalan tol untuk:
- Menjaga jarak aman dan menyesuaikan kecepatan dengan kondisi lalu lintas;
- Memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum perjalanan;
- Memantau informasi lalu lintas dan cuaca melalui kanal resmi; serta
- Tetap waspada dan fokus selama berkendara.
“Kami juga mengimbau pengguna jalan untuk selalu berhati-hati. Keselamatan pengguna jalan selalu menjadi prioritas utama kami,” tutup Erwan.











