JAKARTA, Radarjakarta.id – Tren elektrifikasi kendaraan di Indonesia kian menguat. Mobil listrik kini tak lagi sebatas pilihan untuk mobilitas harian di dalam kota, tetapi mulai dilirik sebagai kendaraan andalan untuk perjalanan mudik antarkota.
Meski demikian, sebagian masyarakat masih mempertanyakan ketahanan daya baterai, terutama saat kendaraan terisi penuh penumpang dan barang, terjebak kemacetan panjang, serta penggunaan AC dan fitur hiburan secara intensif.
Menjawab kekhawatiran tersebut, JAECOO menghadirkan JAECOO J5 EV dengan daya jelajah hingga 461 kilometer dalam sekali pengisian daya berdasarkan standar NEDC. Kapasitas ini dirancang untuk mendukung perjalanan jarak menengah hingga jauh, termasuk rute-rute populer saat musim mudik.
Secara perhitungan, rute Jakarta–Semarang melalui Tol Trans Jawa dengan jarak sekitar 445 kilometer dapat ditempuh dalam kondisi baterai penuh. Sementara perjalanan Jakarta–Yogyakarta sejauh kurang lebih 560 kilometer dapat dilakukan dengan satu kali pengisian daya di rest area. Adapun rute Surabaya–Banyuwangi sepanjang sekitar 300 kilometer juga memungkinkan ditempuh dalam kondisi tertentu.
Business Unit Director JAECOO Indonesia, Jim Ma menegaskan bahwa perencanaan menjadi kunci utama perjalanan jauh menggunakan kendaraan listrik.
“Dalam perjalanan mudik, kendaraan biasanya membawa lebih banyak penumpang dan barang. Ditambah potensi kemacetan panjang serta penggunaan AC dan hiburan secara terus-menerus, tentu akan memengaruhi konsumsi daya. Karena itu, kami merancang JAECOO J5 EV dengan kapasitas baterai dan sistem manajemen energi yang mendukung perjalanan jarak jauh, baik di dalam maupun luar kota,” ujarnya.
Ia menambahkan, angka jarak tempuh sebaiknya dipahami secara realistis dengan mempertimbangkan pola perjalanan aktual di Indonesia.
Berikut empat tips agar mudik dengan mobil listrik tetap aman dan nyaman:
1. Hitung Jarak Tempuh Secara Realistis
Angka jarak tempuh berbasis pengujian seperti NEDC dilakukan dalam kondisi tertentu dan bisa berbeda dengan penggunaan nyata di lapangan. Faktor seperti gaya berkendara, kondisi lalu lintas, penggunaan AC, serta beban kendaraan sangat memengaruhi konsumsi energi.
JAECOO J5 EV dibekali baterai 60,9 kWh dan diklaim mampu menempuh hingga 534,1 kilometer berdasarkan pengujian internal di Indonesia melalui kombinasi jalur tol dan non-tol. Meski demikian, pengemudi tetap disarankan memetakan lokasi SPKLU serta merencanakan titik istirahat agar perjalanan lebih terukur dan nyaman.
2. Pahami Karakter Rute Perjalanan
Mudik tidak selalu identik dengan jalan tol yang mulus. Jalur alternatif kerap dipilih untuk menghindari kepadatan, namun bisa menghadirkan tantangan seperti genangan air, jalan berlubang, atau perubahan cuaca.
Untuk mendukung kondisi tersebut, JAECOO J5 EV dilengkapi baterai berstandar perlindungan IP68 terhadap debu dan air dalam batas tertentu, serta ground clearance 200 mm. Kendaraan ini juga dibekali 17 fitur ADAS dan kamera 540 derajat guna meningkatkan visibilitas dan keamanan selama perjalanan.











