MEDAN, Radarjakarta.id – Pemerintah resmi “mengguncang” harga tiket kereta api jelang Idulfitri 1447 Hijriah. Lewat stimulus ekonomi nasional triwulan I 2026, tarif kereta dipangkas hingga 30 persen untuk periode perjalanan 14–29 Maret 2026. Langkah ini bukan sekadar potongan harga, tapi strategi besar menjaga daya beli rakyat sekaligus mengatur lonjakan arus mudik.
Di Sumatera Utara, kebijakan itu langsung direspons cepat oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre I Sumatera Utara dengan menyiapkan 10.176 kursi khusus program stimulus Lebaran.
Pelaksana Tugas Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, menegaskan kesiapan pihaknya mendukung kebijakan tersebut demi kelancaran mobilitas masyarakat.
“Kami menyediakan 10.176 tempat duduk yang bisa dimanfaatkan warga selama masa angkutan mudik,” ujarnya.
Tarif Anjlok, Rute Favorit Diserbu
Potongan tarif 30 persen ini berlaku untuk layanan kelas ekonomi KA Sribilah Utama Fakultatif relasi Medan–Rantau Prapat pulang-pergi. Harga tiket yang sebelumnya Rp170.000 kini merosot menjadi Rp119.000.
Setiap hari tersedia 636 kursi promo:
318 kursi keberangkatan dari Stasiun Medan
318 kursi keberangkatan dari Stasiun Rantau Prapat
Dengan skema ini, akses mudik menjadi lebih merata dan terjangkau bagi masyarakat lintas daerah di Sumut.
“Penyesuaian tarif ini menjadi bantuan nyata agar masyarakat bisa pulang kampung tanpa terbebani ongkos tinggi,” tegas Anwar.
Komposisi Kereta & Kapasitas Angkut
Dalam operasionalnya, KA Sribilah Utama Fakultatif dirangkaikan dengan:
2 kereta kelas bisnis
3 kereta kelas ekonomi
Total kapasitas mencapai 446 penumpang dalam satu kali perjalanan.
Artinya, selain diskon besar, kapasitas angkut juga disiapkan maksimal untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama musim mudik.
Efek Domino: Pariwisata & Ekonomi Ikut Terkerek
Stimulus ini bukan hanya soal tiket murah. Pemerintah menargetkan pergerakan masyarakat selama Lebaran mampu mendorong sektor pariwisata dan menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara.
Tarif yang lebih ringan diyakini akan:
Meningkatkan mobilitas warga antarwilayah
Menggerakkan sektor UMKM dan wisata daerah
Menjaga daya beli masyarakat tetap kuat di kuartal awal 2026
Tiket promo sudah dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, laman booking.kai.id, serta mitra resmi penjualan lainnya.
Lebaran kali ini, mudik bukan lagi soal mahalnya ongkos. Dengan diskon 30 persen, perjalanan pulang kampung menjadi lebih realistis, lebih hemat, dan berpotensi memicu geliat ekonomi yang lebih luas di Sumatera Utara.|Dita*











