Akses Utama Menuju Bandara Soetta Lumpuh, Banjir Kepung Tol Sedyatmo

banner 468x60

TANGERANG, Radarjakarta.id – Hujan deras tanpa henti yang mengguyur wilayah Tangerang sejak Minggu, 11 Januari 2026 berubah menjadi mimpi buruk bagi pengguna jalan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Sejumlah akses vital bandara terendam banjir pada Senin (12/1/2026) pagi, memicu kepadatan lalu lintas dan mengancam kelancaran jadwal penerbangan.

Genangan air paling parah terpantau di KM 33 Tol Sedyatmo, tepat di depan Hotel Ibis arah masuk Bandara Soetta. Ketinggian air mencapai 15 hingga 20 sentimeter, memaksa kendaraan melambat. Meski demikian, dua lajur kanan masih bisa dilalui sehingga arus belum sepenuhnya lumpuh.

Namun kondisi jauh lebih mengkhawatirkan terjadi di jalur Soewarna menuju Terminal Cargo serta Perimeter Utara Bandara Soekarno-Hatta. Di dua titik ini, banjir cukup tinggi hingga tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, membuat akses bandara praktis terputus sementara.

Kasat Lantas Polresta Bandara Soetta, AKP Sularno, menegaskan bahwa pihak kepolisian bergerak cepat sejak pagi hari. Pengaturan arus lalu lintas dan pemantauan intensif telah dilakukan sejak pukul 06.30 WIB demi mencegah kemacetan total di kawasan bandara.

“Personel kami disiagakan di seluruh titik rawan genangan. Kami juga berkoordinasi dengan Angkasa Pura InJourney untuk mempercepat penanganan banjir,” ujar Sularno, Senin (12/1/2026).

Upaya darurat dilakukan dengan menyedot air di depan Hotel Ibis dan mengalirkannya ke Kali Dadap agar genangan segera surut dan lalu lintas kembali normal. Polisi memastikan langkah ini dilakukan secepat mungkin mengingat kawasan tersebut merupakan jalur utama penumpang pesawat.
Situasi kepadatan lalu lintas menuju Bandara Soetta juga dikonfirmasi akun resmi X Polda Metro Jaya, @TMCPoldaMetro.

Dalam unggahannya, polisi mengimbau pengendara untuk ekstra waspada karena arus menuju bandara terpantau padat akibat genangan air.
Tak hanya di tol, banjir juga merendam Off Ramp Rawabokor Tol Sedyatmo dengan ketinggian air sekitar 15 sentimeter, memperparah antrean kendaraan.

Sementara itu, genangan setinggi 35 sentimeter juga terjadi di Jalan Raya Daan Mogot KM 13,2 tepatnya di U-turn Samsat Jakarta Barat, memicu kepadatan dari arah Cengkareng menuju Grogol.
Satlantas Jakarta Barat turun tangan melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi demi mengurai kemacetan.

AKP Sularno mengingatkan masyarakat, khususnya calon penumpang pesawat, agar mengatur waktu perjalanan lebih awal, mematuhi arahan petugas di lapangan, dan tetap berhati-hati menghadapi kondisi cuaca ekstrem.

“Pemantauan dan pengamanan akan terus kami lakukan selama genangan masih terjadi demi keselamatan dan kelancaran lalu lintas menuju Bandara Soekarno-Hatta,” tegasnya.

Banjir ini menjadi peringatan serius bahwa hujan ekstrem kembali menguji kesiapan akses menuju gerbang udara utama Indonesia.|Akmal*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.