VIRAL! Bocah Aceh Tamiang “Si Adik Gemoy” Minta Roti

banner 468x60

ACEH TAMIANG, Radarjakarta.id — Nama seorang bocah bernama Zein mendadak menjadi sorotan publik setelah videonya meminta roti viral dan menyebar cepat di TikTok, Facebook, Instagram hingga X. Dalam video berdurasi singkat itu, Zein terlihat berjalan bersama beberapa temannya sambil menyusuri banjir setinggi dada orang dewasa yang masih merendam permukiman mereka. Senyumnya yang polos justru menjadi kontras dengan kondisi bencana yang dialaminya.

Di tengah genangan air, seorang teman yang merekam mengatakan bahwa meski hujan sudah berhenti, banjir di wilayah tersebut tak kunjung surut. “Laporan langsung dari daerah banjir. Hujannya sudah reda, tapi banjirnya masih ada,” ujar suara dalam video tersebut. Potongan suara itu kini banyak digunakan ulang oleh warganet sebagai meme dan sound viral di TikTok.

Momen paling mencuri perhatian terjadi ketika Zein, memakai kaos hitam dan tampak santai meski terjebak banjir, tiba-tiba mengatakan kalimat yang kini jadi ikon viral: “Kasihlah roti.” Hanya satu kalimat sederhana itu cukup membuat ribuan warganet gemas, tersenyum, dan memberi julukan baru: “Si Adik Gemoy.” Komentar bermunculan, mulai dari yang lucu hingga yang menyentuh hati.

Viralnya video itu rupanya membawa dampak nyata. Dalam hitungan hari, bantuan mulai berdatangan untuk korban banjir Aceh Tamiang, terutama makanan dan roti salah satu jenis bantuan yang paling banyak dikirim karena terinspirasi dari permintaan sederhana Zein. Netizen menyebut fenomena ini sebagai “Banjir Cinta dari Internet.”

Salah satu pihak yang merespons paling cepat adalah Aroma Bakery, produsen roti asal Medan. Melalui unggahan resmi mereka, pihak toko roti itu meminta informasi keberadaan Zein agar dapat mengirimkan roti langsung ke lokasi banjir. “Dengar request di akhir video? ‘Kasihlah roti.’ Siap, Dik! Kami datang,” tulis mereka di akun Instagram resmi.

Setelah lokasi ditemukan, tim Aroma Bakery langsung turun ke Aceh Tamiang membawa roti dan paket bantuan lain. Dalam dokumentasi yang mereka unggah, proses pencarian Zein dan penyaluran bantuan digambarkan sebagai momen penuh haru. “Semangat anak-anak di tengah banjir ini mengingatkan kita bahwa kepedulian tidak boleh menunggu keadaan baik,” tulis mereka.

Fenomena Zein menjadi bukti bahwa bahkan di tengah bencana, kepolosan seorang anak mampu menyatukan perhatian publik dan menggugah solidaritas. Banyak warganet berharap kisah ini bukan hanya viral sesaat, tetapi juga menjadi pengingat bahwa perhatian, dukungan, dan empati terhadap korban banjir masih sangat dibutuhkan hingga wilayah itu pulih kembali.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.