Prilly Latuconsina Bongkar Luka Lewat Buku Baru: ‘RETAK’

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id —  Prilly Latuconsina kembali mencuri perhatian publik. Bukan lewat film atau serial, melainkan lewat sebuah karya paling personal yang pernah ia lahirkan: Retak, Luruh, Kembali Utuh. Buku ini disebut-sebut sebagai pengakuan emosional terbesar seorang Prilly yang selama ini dikenal kuat, ceria, dan sulit ditebak.

Tidak seperti proyek kreatif sebelumnya, kali ini sang aktris membuka ruang terdalam hidupnya luka, kehilangan, marah, hingga proses penyembuhan. Bintang film Budi Pekerti itu mengubah perjalanan emosionalnya menjadi tulisan yang intim, jujur, dan mengejutkan. “Aku menulis bukan untuk terlihat kuat, tapi supaya aku enggak terus sembunyi di balik luka,” tegas Prilly dalam pernyataan resminya, Minggu (30/11/2025).

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Buku ini terbagi menjadi tiga fase emosional: Retak, Luruh, dan Kembali Utuh. Pada fase Retak, pembaca diajak menelusuri titik paling rapuh hidup seseorang ketika kata gagal bertemu dengan makna dan hati tak lagi bisa berbohong. Fase Luruh membawa pembaca pada realitas pahit penyembuhan: tidak indah, tidak halus, tapi perlu. Lalu puncaknya, fase Kembali Utuh menggambarkan transformasi seseorang yang berhasil menatap masa lalu tanpa takut lagi.

Bagi Prilly, buku ini bukan sekadar kumpulan puisi atau catatan refleksi—melainkan ruang aman bagi siapa pun yang pernah terluka, terjatuh, dan ingin pulih tanpa tergesa-gesa. Ia menyebutnya sebagai “healing yang tidak memaksa.” Tak ada janji instan, hanya pendampingan emosional lewat kata-kata yang jujur dan sunyi.

Menariknya, Prilly menegaskan bahwa ia menulis bukan untuk menjaga citra, melainkan menghancurkan tembok yang selama ini menahannya berbicara. “Setiap luka butuh bahasa agar bisa dipahami,” tulisnya. Ia ingin pembaca sadar bahwa rasa patah, kecewa, marah, dan hening tidak harus disembunyikan.

Lewat unggahan Instagram pada 8 November 2025, Prilly menuliskan pesan menyentuh: “Semoga setiap bait bisa menjadi pelukan jauh bagi kalian yang sedang berdamai dengan diri sendiri.” Tak sedikit warganet yang merespons dengan kalimat emosional, menyebut buku ini sebagai cermin, pengakuan, bahkan pengobatan.

Dirilis oleh Pastel Books, Retak, Luruh, Kembali Utuh kini tersedia di berbagai toko buku dan marketplace. Di tengah semakin kerasnya percakapan publik soal kesehatan mental dan pemulihan diri, karya terbaru Prilly Latuconsina ini diprediksi menjadi salah satu buku paling relevan dan viral bagi generasi yang berani mengaku retak namun tidak menyerah untuk kembali utuh.***

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.