Santri Terseret Banjir Ditemukan Meninggal di Pidie Jaya

banner 468x60

MEUREUDU, Radarjakarta.id — Upaya pencarian terhadap seorang santri yang hanyut akibat banjir di Kecamatan Jangka Buya berakhir duka. Tim gabungan Polres Pidie Jaya bersama TNI, warga, ustaz, dan santri Dayah Mudi Samalanga berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia pada Jumat (28/11/2025).

Korban diketahui bernama M. Rais (19), santri asal Gampong Tengoh, Langsa. Ia dilaporkan hilang setelah terpeleset dan terbawa arus banjir pada Kamis sore saat melintas di kawasan yang terendam.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, menjelaskan bahwa pencarian dilakukan sejak pukul 07.00 WIB dengan menyisir lokasi awal korban hanyut di Gampong Keude Jangka Buya. Seluruh unsur terlibat dalam proses pencarian, termasuk masyarakat setempat.

Sekitar pukul 10.00 WIB, jenazah korban ditemukan oleh tim gabungan di aliran sungai yang terhubung dengan lokasi awal kejadian. Setelah dievakuasi, jenazah diserahkan kepada pihak Dayah Mudi Samalanga, Kabupaten Bireuen, untuk proses pemulasaraan.

Kapolres menyampaikan ungkapan duka mendalam dan mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian korban.

“Kami turut berbelasungkawa. Semoga keluarga diberi ketabahan dan almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujarnya.

Peristiwa ini menambah daftar korban banjir akibat tingginya curah hujan di wilayah Pidie Jaya dalam beberapa hari terakhir. Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan arus sungai yang meningkat.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.