Foto ilustrasi
JAKARTA, Radarjakarta.id – Polda Metro Jaya menggelar patroli skala besar di seluruh wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Minggu malam. Langkah ini diambil sebagai respons atas serangkaian aksi unjuk rasa sejak 28 Agustus lalu yang kerap berujung ricuh dan merusak fasilitas umum.
Patroli yang diberi tajuk “Patroli Bersama Masyarakat Menjaga Negeri” ini melibatkan 324 personel gabungan Mabes Polri dan Polda Metro Jaya. Seluruh 13 Polres di bawah yurisdiksi Polda Metro juga serentak melaksanakan operasi serupa.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi menjelaskan, patroli dipimpin langsung oleh Kaops Polda Metro Jaya Kombes Pol I Ketut Gede Wijatmika. “Patroli ini untuk memastikan situasi tetap kondusif, memberikan perlindungan, dan menghadirkan rasa aman kepada masyarakat,” ujar Ade di Monas, Jakarta Pusat, Minggu malam.
Tiga Rute Patroli
Sebanyak 324 personel dibagi ke dalam tiga kelompok. Kelompok pertama menyisir Jakarta Utara, Jakarta Timur, hingga Jakarta Pusat. Kelompok kedua bergerak dari Jakarta Barat menuju Jakarta Pusat dan berakhir di Jakarta Selatan. Sementara kelompok ketiga berpatroli di Jakarta Selatan dan Depok.
Selain itu, patroli juga menjangkau kawasan vital seperti Monas, pusat perkantoran, serta titik-titik rawan gangguan keamanan di Bekasi dan sekitarnya.
Pendekatan Humanis, Tindakan Tegas
Meski mengerahkan pasukan bersenjata, polisi menegaskan patroli tetap mengedepankan pendekatan humanis dengan berdialog dan memberi imbauan langsung kepada warga. Namun, segala bentuk aksi anarkis akan ditindak tegas sesuai prosedur.
“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang ikut menjaga kamtibmas. Dukungan nyata dari berbagai elemen, termasuk TNI, Pemprov DKI, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemuda, sangat penting dalam menciptakan keamanan bersama,” kata Ade.
Situasi Terkini
Hingga Minggu sore, menurut Ade Ary, situasi di Jakarta relatif aman terkendali meski tensi politik dan sosial masih tinggi pasca-demo besar-besaran. “Patroli akan terus dilanjutkan besok dan seterusnya untuk memastikan kondisi Jakarta dan sekitarnya tetap stabil,” ujarnya.***











