Festival Budaya Lembah Baliem 2025 Kab. Jayawijaya Siap Digelar: Suguhkan Rekor MURI dan Parade Budaya

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Kabupaten Jayawijaya kembali bersiap menjadi pusat perhatian nasional dan internasional lewat perhelatan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-33 yang akan digelar pada 7 hingga 9 Agustus 2025 di Distrik Usilimo, Wamena, Papua Pegunungan. Festival ini menjadi rangkaian utama dari perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia sekaligus menandai berakhirnya 100 hari program kerja Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya.

Tahun ini, FBLB mengangkat tema “Budaya Saya, Warisan Saya, Dari Jayawijaya Untuk Dunia” sebagai pernyataan kuat bahwa budaya lokal memiliki nilai universal yang layak ditampilkan di panggung dunia. Selain menjadi ajang pelestarian budaya masyarakat Lembah Baliem, FBLB juga menjadi destinasi favorit wisatawan dalam dan luar negeri berkat keunikannya yang mengesankan dan menyentuh. Salah satu daya tarik utamanya adalah pertunjukan perang-perangan adat, tarian tradisional, hingga atraksi khas yang tak ditemukan di tempat lain.

Bupati Jayawijaya, Atenius Murip menjelaskan festival tahun ini juga mencatatkan prestasi baru dengan rencana pemecahan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk penampilan 1.500 pemain alat musik tradisional Pikon.

“Ini akan menjadi rekor kedua FBLB setelah rekor noken sepanjang 30 meter yang tercatat pada 2019. Atraksi budaya lainnya pun tetap menjadi magnet tersendiri, seperti lomba karapan babi, anyaman noken, puradan, nyanyian rakyat, dan pertunjukan bakar batu yang sarat makna dan filosofi,”ujarnya dalam konferensi pers, di Jakarta, Rabu(6/8/2025).

Tak hanya menjadi etalase budaya, FBLB juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Sebanyak 63 pelaku UMKM terlibat dalam festival ini, mencakup usaha kopi khas Papua, kerajinan tangan, kuliner lokal, hingga hasil bumi. Pemerintah daerah juga menyiapkan berbagai fasilitas untuk kenyamanan wisatawan, termasuk akomodasi hotel, guest house, dan rumah tradisional honai, serta menyediakan 20 pemandu wisata lokal.

Antusiasme terhadap festival ini pun tinggi. Beberapa kementerian telah mengonfirmasi kehadiran, dan lebih dari 200 turis asing dipastikan datang ke Wamena. Sebagai bagian dari kalender resmi Karisma Event Nusantara (KEN), FBLB sejajar dengan festival besar lainnya seperti Cap Go Meh Singkawang dan Pesta Kesenian Bali.

Selain FBLB, agenda kebudayaan lainnya yang akan digelar adalah Karnaval Budaya Lembah Baliem pada 11 Agustus 2025 di pusat Kota Wamena. Ratusan peserta dari kalangan pelajar, organisasi pemuda, ormas, dan paguyuban akan berparade mengenakan pakaian adat dari seluruh Nusantara sambil menampilkan atraksi budaya daerah masing-masing.

Festival tahun ini juga bertepatan dengan 100 hari kerja Bupati Atenius Murip dan Wakil Bupati Ronny Elopere yang jatuh pada 13 Agustus 2025. Pemerintah Jayawijaya mencatat telah menyelesaikan 12 program prioritas dengan capaian output 100 persen.

Program tersebut mencakup rekonsiliasi daerah, reformasi birokrasi, audit keuangan dan aset, digitalisasi pemerintahan, pemulihan telekomunikasi, pembentukan Polisi Baliem, penertiban miras dan sajam, pemetaan masalah pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, penanganan anak korban aibon, pembentukan BUMD, percepatan RDRT, dan program kebersihan kota. Capaian tersebut akan dibukukan dalam Buletin 100 Hari Kerja dan diluncurkan dalam perayaan puncak.

Selain itu, sejumlah program terobosan turut digalakkan, termasuk pembentukan Koperasi Merah Putih, penyediaan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat, penanganan bencana banjir, serta kerja sama dengan Sriwijaya Air untuk pembukaan rute Jakarta–Wamena via Makassar dan Timika. Pemerintah juga meluncurkan kebijakan “Car Free Day”, memberikan bantuan sosial keagamaan dan pertanian, serta mendukung kelompok ODHIV melalui program dinas kesehatan dan mitra LSM.

Seluruh rangkaian kegiatan akan ditutup dengan upacara peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2025 di halaman Kantor Bupati Jayawijaya. Bupati Atenius Murip mengundang seluruh elemen masyarakat untuk hadir dan menyaksikan kekayaan budaya Papua dalam perayaan yang penuh semangat persatuan dan optimisme. “Hari ini dan esok harus lebih baik dari kemarin. Waaa Waaa Waaa!” ucapnya penuh semangat.

Berikut adalah rangkaian utama FBLB 2025:

7 Agustus: Pembukaan, pemecahan Rekor MURI Pikon & Etao, atraksi budaya, dan pameran UMKM

8 Agustus: Workshop budaya, pertunjukan rakyat, lomba tradisional

9 Agustus: Atraksi bakar batu, hiburan, penutupan

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.