JAKARTA, Radarjakarta.id – Gema perjuangan perempuan Nusantara kembali menguat melalui semangat yang diusung Ratu Tenny Leriva, anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Sumatera Selatan.
Ia menyuarakan harapannya yang besar agar Ratu Sinuhun diakui sebagai Pahlawan Nasional perempuan pertama dari wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).
Dalam pertemuan bersama komunitas Srikandi TP Sriwijaya yang berlangsung di Kompleks Parlemen DPD RI, Jakarta, baru baru ini, Ratu Tenny menegaskan bahwa kiprah dan warisan perjuangan Ratu Sinuhun tidak boleh terlupakan oleh bangsa ini.
Menurutnya, sosok Ratu Sinuhun adalah cerminan dari keteguhan, keberanian, dan kepemimpinan perempuan Indonesia dalam melawan penjajahan serta mempertahankan nilai-nilai budaya dan identitas lokal.
“Ratu Sinuhun bukan hanya pemimpin adat, beliau adalah figur perempuan pejuang yang mampu menyatukan kekuatan rakyat melawan kolonialisme. Sejarah mencatat peran besar beliau dalam perjuangan kemerdekaan yang layak diabadikan secara nasional,” tegas Ratu Tenny.
Lebih dari sekadar tokoh lokal, Ratu Sinuhun dinilai sebagai simbol penting dalam narasi kebangsaan yang inklusif dan adil gender.
Ratu Tenny menyayangkan masih minimnya tokoh perempuan dari daerah yang mendapat pengakuan sebagai pahlawan nasional, padahal kontribusi mereka sangat nyata. Saat di konfirmasi hari ini melalu selular, Rabu (9/7/2025).
“Sudah saatnya kita hadirkan keadilan sejarah. Perempuan-perempuan pejuang seperti Ratu Sinuhun harus mendapatkan tempat yang layak di antara pahlawan nasional kita. Ini bukan soal simbol semata, tapi soal keadilan dan penghargaan atas pengabdian,” ujarnya dengan semangat.
Sebagai senator yang lahir dari Sumatera Selatan, Ratu Tenny Leriva berjanji akan mengawal usulan ini secara serius hingga tingkat nasional.
Ia juga mengajak semua pihak, termasuk pemerintah daerah, akademisi, budayawan, serta tokoh adat, untuk bersatu memperkuat gerakan kolektif ini.
“Saya akan menggunakan seluruh jalur konstitusional yang saya miliki untuk memperjuangkan pengakuan Ratu Sinuhun sebagai pahlawan nasional. Kita butuh dukungan dan sinergi dari berbagai elemen masyarakat,” ujarnya.
Ratu Sinuhun dikenal sebagai tokoh perempuan visioner yang berjuang mempertahankan kedaulatan wilayah, budaya, dan harkat bangsanya selama masa kolonialisme.
Ia mampu menunjukkan keteladanan dalam diplomasi, strategi sosial-politik, hingga semangat kepemimpinan yang setara dengan tokoh pria pada zamannya.
Langkah pengusulan ini juga dinilai sebagai bentuk edukasi sejarah kepada generasi muda bahwa peran perempuan dalam perjuangan bangsa tidak dapat dipandang sebelah mata.|Guffe











