Bantahan! Teuku Afriadi SH: Menkominfo Tidak Terlibat, Kesepakatan 50 Persen Hanya Antara AJK dan Toni

banner 468x60

RADAR JAKARTA | JAKARTA – Jagat media sosial dibuat geger! Ketua Umum Aliansi Pemuda Indonesia Anti Judol (API JUDOL), Teuku Afriadi, S.H., akhirnya angkat bicara soal isu panas dugaan aliran dana ke mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi.

Dengan tegas, Afriadi membantah segala tudingan tersebut. Ia menyatakan bahwa Menkominfo tidak tahu-menahu apalagi terlibat dalam kesepakatan pembagian dana sebesar 50% yang kini tengah menjadi sorotan publik.

“Itu murni kesepakatan antara AJK dan Toni. Tidak ada satu sen pun dana mengalir ke Menkominfo. Bahkan beliau tidak diberi tahu sama sekali,” tegas Afriadi saat ditemui awak media, Senin (19/5).

Pernyataan ini sontak menyulut perhatian warganet dan publik luas. Banyak yang terkejut, sebagian merasa geram, tak sedikit pula yang memuji keberanian API JUDOL dalam membongkar tabir kelam di balik dunia judi online (judol).

Luruskan Spekulasi, Lawan Mafia Judol

Afriadi menjelaskan, klarifikasi ini penting demi meluruskan simpang siur informasi dan spekulasi liar yang berkembang di media sosial.

“Kami tidak akan membiarkan nama-nama pejabat pemerintah dicemari tanpa dasar hukum. Ini bagian dari perang besar kami melawan mafia judol!” katanya lantang.

Lebih lanjut, Afriadi menegaskan bahwa perjuangan API JUDOL bukan sekadar kampanye anti-judol, melainkan juga melawan narasi-narasi sesat dan fitnah yang disebar para mafia judol untuk menjatuhkan citra pemerintahan Prabowo-Gibran.

Siapa Saja Di Balik API JUDOL?

Organisasi ini memang tengah jadi sorotan. Dibentuk tepat pada Hari Pers Nasional, 9 Februari 2025, API JUDOL lahir dari keresahan masyarakat terhadap maraknya judi online di tanah air. Di baliknya berdiri sosok-sosok dengan latar belakang solid dan nasionalis:

Teuku Afriadi, SH – Ketua Umum, aktivis GMNI asal Sumut yang dikenal vokal membela rakyat.

Musta’in, S.Pd – Sekjen, politisi senior, tokoh Pemuda Pancasila DKI, sekaligus juri IPSI DKI Jakarta.

Muhammad Rezky Kartodiwirjo – Bendahara Umum, wartawan senior Ibu Kota.

Andre Rizal Muhammad – Koordinator Penggalangan Massa, tokoh pemuda Minang yang juga seorang jurnalis.

Sapty Hidayat alias Ucok Sitorus – Koordinator Politik dan Media, aktivis angkatan ’80 yang kenyang pengalaman pergerakan.

Netizen: “Akhirnya Ada yang Berani!”

Reaksi netizen tak kalah seru. Beragam komentar banjir di platform sosial:

“Salut buat API JUDOL! Akhirnya ada yang berani buka suara!”

“Kalau benar Menkominfo nggak terlibat, kenapa baru sekarang klarifikasi?”

“Judi online harus diberantas sampai ke akarnya!”

Di tengah hiruk-pikuk dunia maya, satu hal jadi jelas: perang melawan judol bukan lagi sekadar wacana. API JUDOL siap berhadapan langsung dengan jaringan mafia dan siap bekerja sama dengan aparat penegak hukum serta Kementerian Kominfo.

“Kami tak main-main. Target kami jelas: habisi judi online dari Indonesia!” tegas Musta’in, sang Sekjen.

Viral? Sudah pasti. Tapi akankah ini membuka babak baru pemberantasan judol secara nasional? Waktu yang akan menjawab. (*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.