Radarjakarta.id | TAPUT – Mempererat Ukhuwah Islamiyah Kodim 0210/Tapanuli Utara selenggarakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1446 H/2024 M dengan thema “Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW dalam mewujudkan personel Kodam I/BB yang religius” bertempat di Mesjid Al Ikhlas Kodim 0210/TU Kelurahan Hutatoruan X Kecamatan Tarutung Kabupaten Taput, Kamis (26/9/2024).
Acara Maulid Nabi Muhammad SAW dihadiri Serma Prayetno selaku Seketaris BKM Mesjid Al Ikhlas Kodim 0210/TU, Ustad Darmawi Sikumbang (Pendakwah), Personel Kodim 0210/TU dan Ibu persit Kodim 0210/TU.
Pembacaan kitab Suci Al Quran yang dibawakan oleh Fais Riski dan sari tilawah oleh M. Fiqi Sinaga mengawali acara Maulid Nabi Muhammad SAW Kodim 0210/TU.
Serma Prayetno mewakili Dandim 0210/TU Dalam Sambutannya merasa bersyukur atas kehadiran Bapak/ibu pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini.
“Mari bersama-sama kita dengarkan tausiah dari ustad semoga dapat memberikan peningkatan taqwa kita kepada Allah SWT, dan memberikan Inspirasi, keberkahan, kekuatan spritual bagi kita serta senantiasa mendapat rahmat dari allah dalam setiap langkah hidup kita”Tutupnya.
Ustad Darmawi Sikumbang dalam dakwahnya memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan segala Nikmat kepada kita, Salam dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW dan juga kita sampaikan pula untuk keluarga beliau, para sahabat, dan segenap umat Islam yang senantiasa menegakkan risalah yang dibawa Nabi Muhammad hingga akhir zaman.
Sebagaimana sabda baginda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam “Barang siapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali.” (HR Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasai).
“Melalui momen peringatan Maulid Nabi kali ini, mari kita mengingat kembali mengenai pentingnya penerapan akhlak mulia. Kita perlu mencontoh Rasulullah dalam upayanya mengatur negara yang baik sembari menata masyarakat menjadi lebih bermoral”.Harap Ustadz
“Semoga peringatan Maulid ini membawa hikmah dan pelajaran berharga dalam membangun kesejahteraan dan persatuan, sebagai sumber kedamaian dan keberkahan dalam kehidupan kita.” Tutup Dakwah Ustadz Darmawi.|Wardana*











