RADAR JAKARTA|Tanggamus – Suasana haru dan syukur menyelimuti lima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Pekon Gunungtiga, Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus. Mereka menerima Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap pertama untuk anggaran tahun 2025 dalam penyaluran yang berlangsung di Balai Pekon pada Jumat (28/3/2025).
Momentum ini menjadi berkah tersendiri bagi warga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H. Kepala Pekon Gunungtiga, Hendi Antoni, menegaskan bahwa BLT-DD ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban ekonomi warga, terutama menjelang Lebaran. Semoga bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kebutuhan keluarga,” ujar Hendi Antoni, yang akrab disapa Toni.
Kelima penerima bantuan telah melalui proses verifikasi ketat untuk memastikan mereka termasuk dalam kategori yang berhak. Salah satu penerima manfaat mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan ini.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemerintahan Pekon Gunungtiga, khususnya Pak Kakon Hendi Antoni. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama menjelang Idul Fitri, saat kebutuhan rumah tangga meningkat,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
Di tengah berbagai tantangan ekonomi, program BLT-DD ini menjadi wujud nyata kepedulian pemerintah desa terhadap masyarakat kurang mampu. Pemerintahan Pekon Gunungtiga berkomitmen untuk terus memperjuangkan kesejahteraan warga dengan mengelola anggaran desa secara transparan dan tepat sasaran.
Selain BLT-DD, Pekon Gunungtiga juga terus menggulirkan berbagai program pembangunan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi Kepala Pekon Hendi Antoni untuk menciptakan desa yang lebih sejahtera dan mandiri.
Penyaluran bantuan yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan ini memberikan makna tersendiri bagi warga penerima manfaat. Mereka kini dapat menyambut Lebaran dengan sedikit lebih lega, berkat perhatian dan kebijakan Pemerintahan Pekon yang berpihak kepada masyarakat.
| Laporan: Yeyen*
Editor: Redaksi RadarJakarta