Tok! Hasil Sidang Isbat, Idul Adha Indonesia dengan Arab Saudi Berbeda Waktu

banner 468x60

Radarjakarta.id | JAKARTA – Perayaan Hari Raya Idul Adha di Arab Saudi menetapkan Idul Adha 10 Dzulhijjah 1445 H jatuh pada 16 Juni 2024. Sedangkan, pemerintah Indonesia menetapkan Hari Raya Idul Adha 1449 Hijriyah atau 10 Dzulhijjah jatuh pada Senin, 17 Juni 2024.

Seluruh umat Islam di Indonesia telah sepakat dengan hasil sidang isbat penetapan Idul Adha oleh pemerintah. Dia meminta perayaan Idul Adha di Indonesia serentak ini dapat dijadikan rasa syukur umat Islam.

Dirjen Bina Masyarakat Islam Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin mengatakan perbedaan tanggal Hari Raya Idul Adha antara Arab Saudi dan Indonesia tahun ini karena kedua negara ini memiliki perbedaan zona waktu.
Pemerintah Indonesia menetapkan Hari Raya Idul Adha jatuh pada 17 Juni 2024. Sementara pemerintah Arab Saudi menetapkan pada 16 Juni.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Abdullah Jaidi mengatakan perbedaan hari raya Idul adha 1445 Hijriah Indonesia berbeda satu hari dengan di Arab Saudi tidak menjadi suatu masalah dalam melaksanakan ibadah.

“Kita umat Islam Indonesia, seluruh ormas-ormas Islam sepakat bahwa 1 Zulhijah jatuh esok hari dan Idul Adha Insyaallah kita ramaikan sebagai hari raya kurban akan kita langsungkan pada 17 Juni 2024,” kata Abdullah.

“Mungkin dari pers banyak mendengar dari Saudi Arabia sudah menetapkan 1 Zulhijah itu kemarin dan Idul adhanya 16 Juni 2024. Bagi kita itu selisih antarnegara yang terjadi tidak mengusik perbedaan di tengah-tengah masyarakat,” ujar Abdullah Jaidi di Kementerian Agama, Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (7/6/2024).***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60