NGAWI, Radarjakarta.id – Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-130, Brigjen TNI Deni Rejeki, meninjau langsung rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bu Kasiyem di Desa Jatipuro, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis (29/10/2026). Kunjungan tersebut menjadi momen penuh haru dan kebahagiaan bagi Bu Kasiyem beserta keluarganya.
Peninjauan ini merupakan bagian dari evaluasi pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim Ngawi. Dalam kesempatan tersebut, Brigjen TNI Deni Rejeki berinteraksi langsung dengan Bu Kasiyem untuk mengetahui kondisi rumah serta harapannya setelah menerima bantuan rehabilitasi.
Ia berharap, perbaikan rumah tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi penerima bantuan, terutama dalam menghadirkan tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi keluarga.
“Semoga dengan adanya bantuan rehabilitasi rumah ini, Ibu Kasiyem dapat tidur dengan nyaman, nyenyak, dan aman. Semoga Ibu beserta keluarga senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan,” ungkap Brigjen TNI Deni Rejeki.
Selain meninjau hasil rehabilitasi, ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, kepala desa, Satgas TMMD, serta masyarakat yang telah berpartisipasi dalam proses pembangunan. Menurutnya, semangat gotong royong dan kerja sama berbagai pihak menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program TMMD.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada kepala desa, Satgas TMMD, dan seluruh masyarakat yang telah membantu proses rehabilitasi rumah Bu Kasiyem. Semoga bantuan ini benar-benar bermanfaat dan dapat memberikan kenyamanan bagi beliau beserta keluarga,” tambahnya.
Sementara itu, Bu Kasiyem mengaku sangat terharu dan bahagia atas perhatian yang diberikan melalui program TMMD. Ia bahkan merasa gugup hingga tidak bisa tidur semalaman karena menantikan kedatangan rombongan Tim Wasev ke rumahnya. Kunjungan tersebut menjadi pengalaman berkesan sekaligus menambah kebahagiaan bagi dirinya dan keluarga.
Melalui program TMMD ke-130, rehabilitasi RTLH diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan warga menjadi wujud kepedulian bersama dalam membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak.***











