Depok, RadarJakarta.id – Pemerintah Kota Depok berkolaborasi dengan DPRD Depok akan menata Depok bagian timur yakni Kecamatan Tapos sebagai prioritas pembangunan wilayah perbatasan.
Walikota Depok H Supian Suri mengatakan itu saat menghadiri kegiatan Tarawaih Keliling di Masjid Ar-Rohman, Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos.
Dia menegaskan penataan Kecamatan Tapos sebagai prioritas pembangunan wilayah perbatasan. Kawasan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bogor itu diproyeksikan menjadi wajah atau etalase Kota Depok.
Dia menekankan pentingnya menghadirkan nuansa perkotaan yang tertata di wilayah Tapos.
Menurutnya, kawasan perbatasan harus mencerminkan identitas kota yang maju dan modern.
“Saya pengen masuk ke Tapos suasananya terasa sudah seperti kota. Jangan sampai nanti suasananya (Tapos) seperti di desa lagi,”katanya.
Supian menilai posisi strategis Tapos yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bogor menjadikan wilayah tersebut sebagai gerbang masuk Kota Depok.
Karena itu, kondisi infrastruktur dan kebersihan lingkungan menjadi perhatian utama.
Ia menyoroti perlunya perbaikan kualitas jalan agar akses antardaerah semakin nyaman.
Selain itu, ruang-ruang sisa di sepanjang jalan dinilai perlu ditata agar kawasan terlihat lebih rapi dan representatif.
Menurutnya, wajah wilayah perbatasan akan memberikan kesan pertama bagi masyarakat yang masuk ke Kota Depok dari arah Bogor.
“Oleh sebab itu, pembenahan harus dilakukan secara terencana dan berkelanjutan,”katanya.
Selain infrastruktur, aspek kebersihan juga menjadi bagian dari penataan kawasan.
Supian meminta seluruh elemen masyarakat ikut menjaga lingkungan agar tetap bersih dan tertib.
Pemerintah Kota Depok telah membentuk Tim Maung Asri, singkatan dari Manusia Unggul, Aman, Sehat, Resik, dan Indah, untuk memastikan kebersihan di seluruh wilayah, termasuk di Tapos.
Upaya tersebut dinilai sejalan dengan visi menjadikan Tapos sebagai etalase kota.
Ia menegaskan, keberhasilan penataan wilayah perbatasan membutuhkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat.
Penataan Tapos sebagai kawasan perbatasan menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota Depok dalam memperkuat citra kota.
Dengan pembenahan infrastruktur dan kebersihan, wilayah tersebut diharapkan tampil sebagai gerbang yang merepresentasikan wajah Depok.
Di lokasi sama,
Ketua Komisi B DPRD Kota Depok, Hamzah, menyatakan dukungan penuh terhadap visi Wali Kota Depok, Supian Suri, yang ingin menjadikan wilayah Tapos sebagai kawasan perkotaan modern.
“Kita berterima kasih ada perhatian khusus dari pak Wali Kota, kepengen Jalan Raya Tapos ini harus bagus, terusnya tidak berlubang dan segera diperbaiki oleh DPUPR Depok,” ujarnya.
Dia mengungkapkan, pada tahun anggaran mendatang, Pemerintah Kota Depok akan mengalokasikan perbaikan Jalan Raya Tapos dengan pengaspalan hotmix sepanjang kurang lebih delapan kilometer, mulai dari perbatasan hingga Pekapuran.
Tak hanya infrastruktur jalan, lanjut Hamzah, kehadiran Wali Kota dalam Safari Tarawih di Masjid Ar-Rohman juga membawa sejumlah bantuan untuk kemakmuran masjid serta dukungan dari berbagai pihak sponsor.
Sebagai wakil rakyat dari Dapil Tapos-Cilodong, ia optimistis Tapos dapat berkembang menjadi wilayah yang estetik, rapi, dan maju.
Ketua Komisi B DPRD Kota Depok itu juga mengaku terus berkoordinasi dengan camat dan lurah agar Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kecamatan Tapos dapat meningkat.
“Kita sudah punya RSUD ASA di wilayah timur, mudah-mudahan pelayanan kesehatan semakin terjamin dan IPM Tapos meningkat,” jelasnya.
Hamzah turut menegaskan komitmen untuk memastikan tidak ada anak-anak di Tapos yang putus sekolah, sejalan dengan perhatian khusus Wali Kota terhadap sektor pendidikan.
Lebih lanjut ia menuturkan, posisi strategis Tapos yang berbatasan dengan Kabupaten Bogor dan Jakarta menjadikan wilayah ini sebagai etalase Kota Depok.
Karena itu, kebersihan, kerapihan, serta kualitas infrastruktur harus menjadi prioritas.
“Dengan dukungan bersama, khususnya di Tapos, kita siap mewujudkan kawasan perkotaan modern seperti yang diinstruksikan Pak Wali Kota,” katanya.
Tapos Diproyeksikan Jadi Kawasan Modern, Gerbang Baru Kota Depok










