JEMBER, Radarjakarta.id – Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Infanteri TNI Angkatan Darat Gelombang III Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka di Lapangan Hitam Secaba Rindam V/Brawijaya, Sumbersari, Kabupaten Jember, Selasa (29/9/2026).
Sebanyak 475 calon Tamtama mengikuti pendidikan tersebut. Dikmata menjadi tahap awal pembentukan prajurit sebelum nantinya menjalankan tugas dan pengabdian di lingkungan TNI Angkatan Darat.
Upacara pembukaan pendidikan dihadiri jajaran Rindam V/Brawijaya. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Komandan Rindam V/Brawijaya Kolonel Inf. Fendri Navyanto Raminta membacakan amanat Panglima Kodam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A.
Dalam amanatnya, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh calon prajurit yang telah berhasil melewati berbagai tahapan seleksi hingga memperoleh kesempatan mengikuti pendidikan Tamtama Infanteri TNI AD.
Ia menegaskan, pendidikan yang akan dijalani tidak semata-mata bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan militer, tetapi juga menjadi proses awal dalam membentuk karakter serta jati diri sebagai prajurit TNI Angkatan Darat.
“Di tempat inilah kalian akan ditempa melalui berbagai kegiatan pembinaan fisik, mental, disiplin, pengetahuan, serta keterampilan dasar keprajuritan,” ujar Kolonel Fendri saat membacakan amanat tersebut.
Para calon prajurit juga diminta mengikuti seluruh materi pendidikan dengan sungguh-sungguh serta tidak menganggap ringan setiap tahapan latihan. Terlebih bagi kecabangan infanteri, para peserta dituntut memiliki ketahanan fisik dan mental, kedisiplinan tinggi, serta daya juang yang kuat.
Selain kemampuan fisik dan keterampilan militer, para peserta didik diingatkan untuk memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai landasan dalam menjalankan tugas dan pengabdian.
Mereka juga diminta senantiasa menjaga kehormatan diri, keluarga, serta institusi TNI Angkatan Darat selama mengikuti seluruh rangkaian pendidikan.
“Jalani setiap proses pendidikan dengan penuh keikhlasan, keberanian, dan ketekunan. Jadikan setiap kesulitan sebagai sarana untuk menguatkan diri dan setiap keberhasilan sebagai motivasi untuk terus menjadi lebih baik,” tambah Kolonel Fendri.
Lebih lanjut, Wadan Rindam V/Brawijaya berpesan kepada seluruh calon prajurit agar mengikuti pendidikan secara serius dan penuh tanggung jawab. Menurutnya, pilihan menjadi prajurit merupakan bentuk kesiapan untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.
Melalui pelaksanaan Dikmata Infanteri Gelombang III TA 2026 ini, diharapkan lahir prajurit TNI AD yang memiliki kualitas, integritas, disiplin, serta karakter yang kuat dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara.











