PROVILA 2025: Jakarta Pertahankan Predikat Provinsi Ramah Anak

PROVILA 2025: Jakarta Pertahankan Predikat Provinsi Ramah Anak
Provinsi DKI Jakarta resmi pertahankan predikat PROVILA tahun 2025 yang dianugerahkan Kemen PPPA diumumkan dalam acara Penganugerahan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2025.
banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Jakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Provinsi DKI Jakarta resmi mempertahankan predikat Provinsi Layak Anak (PROVILA) tahun 2025 yang dianugerahkan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA).

Penghargaan bergengsi ini diumumkan dalam acara Penganugerahan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2025 yang digelar di Ruang Auditorium KH. M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat, Jumat (8/8/2025).

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak.

DKI Jakarta dinilai berhasil mempertahankan kualitas pemenuhan hak anak, perlindungan khusus, serta mengintegrasikan kebijakan ramah anak di seluruh wilayahnya.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam sambutannya mengapresiasi para penerima penghargaan sekaligus mengingatkan tantangan besar yang dihadapi generasi muda di era digital.

Menurutnya, rata-rata waktu penggunaan gawai (screen time) masyarakat Indonesia kini mencapai 7,5 jam per hari. Kondisi ini berpotensi menimbulkan gangguan psikologis dan penurunan kemampuan kognitif pada anak jika tidak diimbangi aktivitas positif di dunia nyata.

“Kota ramah anak bukan hanya layak huni, tetapi juga harus layak dicintai. Pengendalian paparan layar perlu dibarengi dengan penyediaan jalur sepeda, taman bermain, dan ruang publik yang aman,” tegas Pratikno.

Sementara itu, Menteri PPPA Arifah Fauzi menekankan bahwa penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak diberikan untuk mengapresiasi kesungguhan kepala daerah dan jajarannya dalam menciptakan lingkungan aman dan nyaman bagi anak.

“Mewujudkan KLA bukanlah tugas mudah tanpa komitmen pimpinan daerah, dukungan kebijakan, serta program terpadu yang berfokus pada pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus. Hal ini adalah amanat konstitusi yang sejalan dengan Konvensi Hak Anak,” jelas Menteri PPPA.

Menteri PPPA berharap momentum ini mendorong seluruh kepala daerah menempatkan isu perlindungan dan pemenuhan hak anak sebagai prioritas utama pembangunan daerah, demi terwujudnya Indonesia Layak Anak (Idola).

Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta, Iin Mutmainnah, yang hadir mewakili Gubernur, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan PROVILA yang kembali diraih Jakarta.

“Prestasi ini adalah hasil sinergi, kolaborasi, dan kerja keras bersama seluruh pihak yang berkomitmen memenuhi hak anak dan memberikan perlindungan khusus di DKI Jakarta. Kami ingin Jakarta bukan hanya layak huni, tetapi juga layak dicintai, serta menjadi kota global yang ramah anak dan inklusif,” ujar Kadis Iin.

Selain gelar PROVILA, sejumlah kota/kabupaten administratif di Jakarta juga meraih predikat KLA: Kota Adm. Jakarta Pusat: Predikat “Utama” (naik dari “Nindya”).
Kota Adm. Jakarta Utara: Predikat “Utama”.
Kota Adm. Jakarta Timur: Predikat “Utama”.

Lanjutnya, Kota Adm. Jakarta Selatan: Predikat “Utama”. Kota Adm. Jakarta Barat: Predikat “Nindya”. Kabupaten Kepulauan Seribu: Predikat “Pratama”.

Pencapaian ini memperkuat posisi DKI Jakarta sebagai daerah yang konsisten menghadirkan lingkungan ramah anak di seluruh wilayah administratifnya. | Guffe*

 

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.