JAKARTA, Radarjakarta.id – Mahasiswa Sampoerna University meraih gelar Grand Winner dalam HSBC Indonesia Business Case Competition 2026 dan berhak mewakili Indonesia pada ajang HSBC–HKU Asia Pacific Business Case Competition di Hong Kong pada 1–5 Juni 2026.
Kompetisi ini merupakan salah satu ajang studi kasus bisnis paling bergengsi bagi mahasiswa sarjana di Indonesia. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari HSBC BRIDGE Program (Business Resilience, Innovation & Development for Growth in Education), inisiatif yang dirancang untuk memperkuat kemampuan mahasiswa ekonomi dan bisnis melalui pembelajaran berbasis kasus nyata serta pengalaman industri.
Dalam kompetisi tersebut, peserta ditantang menyusun solusi bisnis strategis berbasis data, mulai dari analisis tantangan perusahaan, pemetaan risiko, hingga penyusunan strategi implementasi dan proyeksi keuangan.
Rektor Sampoerna University, Wahdi Yudhi, mengatakan kemenangan tersebut menjadi bukti kualitas mahasiswa Indonesia dalam menghadapi tantangan bisnis global.
“Kemenangan ini merupakan hasil kerja keras, dedikasi, dan semangat kolaborasi para mahasiswa kami. Kami bangga melihat talenta muda Sampoerna University mampu menunjukkan kualitas terbaiknya di panggung nasional dan kini siap membawa nama Indonesia di tingkat Asia Pasifik,” ujar Wahdi dalam keterangannya.
Tim pemenang Sampoerna University yang bernama Josjis Team terdiri atas Nathanael Aaron Sutedjo, Charlene Audrey Gunawan, Evan Darren Gunawan, dan Graciella Putri Magdalena dari Program Studi Manajemen angkatan 2023. Mereka dibimbing oleh Imelda Suardi dan mendapat pendampingan mentor HSBC Indonesia, Lahmazani Yati.
Pada babak final, tim berhasil unggul dari sejumlah universitas di Indonesia melalui analisis bisnis yang dinilai tajam, strategi yang komprehensif, serta kemampuan presentasi yang kuat.
Salah satu studi kasus yang dihadapi peserta berkaitan dengan strategi ekspansi merek streetwear premium ke pasar Indonesia. Dalam presentasinya, tim Sampoerna University mengusulkan konsep pop-up store dan aktivasi merek di Jakarta melalui kolaborasi dengan girl group lokal, peluncuran produk dengan sentuhan khas Indonesia, hingga strategi guerrilla marketing untuk meningkatkan brand awareness.
Sebagai juara nasional, tim Sampoerna University akan mengikuti program persiapan intensif bersama HSBC Indonesia sebelum bertanding di Hong Kong. Program tersebut difokuskan pada penguatan kemampuan analisis, komunikasi bisnis, dan strategi presentasi.
Wahdi menilai pencapaian ini sejalan dengan komitmen kampus dalam mencetak generasi muda yang adaptif, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat internasional.
“Kami berharap pencapaian ini semakin mendorong mahasiswa kami untuk terus berkembang dan berkontribusi di tingkat global. Kami ingin menunjukkan bahwa talenta Indonesia memiliki daya saing kuat dan mampu menghadirkan solusi inovatif bagi tantangan dunia usaha masa kini maupun masa depan,” katanya. ***











