Prabowo Buka Muktamar ke-35 NU di Jombang, Tegaskan Peran Besar NU untuk Indonesia

banner 468x60

JOMBANG, RadarJakarta.id — Presiden Prabowo Subianto membuka secara resmi Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Kehadiran Presiden menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian muktamar yang mempertemukan para ulama, pengurus, kader, serta warga Nahdlatul Ulama dari berbagai daerah.

Prabowo bertolak menuju Jombang untuk menghadiri sekaligus membuka Muktamar ke-35 NU. Dalam kesempatan tersebut, Presiden menegaskan besarnya jasa Nahdlatul Ulama dalam perjalanan sejarah Indonesia, baik dalam menjaga kehidupan keagamaan maupun memperkuat persatuan dan kebangsaan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dalam sambutannya, Prabowo menyampaikan penghargaan terhadap kontribusi NU yang dinilai memiliki peran penting dalam mempertahankan serta membangun Indonesia. Menurutnya, keberadaan ulama dan organisasi kemasyarakatan seperti NU memiliki posisi strategis dalam merawat persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan.

Muktamar ke-35 NU di Tambakberas menjadi forum penting bagi organisasi untuk membahas berbagai agenda strategis, mengevaluasi perjalanan organisasi, serta merumuskan arah NU ke depan. Forum tersebut juga menjadi ruang konsolidasi bagi para peserta dalam memperkuat khidmah keumatan dan kebangsaan.

Sejumlah kepala daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut. Wakil Bupati Malang menjadi salah satu pejabat daerah yang menghadiri Muktamar ke-35 NU sekaligus meneguhkan komitmen untuk terus merawat tradisi keagamaan, kebangsaan, dan nilai-nilai yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat.

Dalam momentum tersebut, Prabowo juga menyinggung dinamika internal NU dengan menegaskan bahwa dirinya tidak mengatur seluruh proses yang berlangsung. Pernyataan itu disampaikan sebagai bentuk penghormatan terhadap mekanisme organisasi dan kemandirian NU dalam menjalankan agenda muktamar.

Muktamar ke-35 NU di Jombang diharapkan menghasilkan keputusan strategis yang mampu memperkuat peran NU dalam kehidupan keumatan sekaligus kebangsaan. Selain menjadi forum organisasi, perhelatan tersebut kembali menegaskan hubungan historis antara pesantren, ulama, dan perjalanan panjang bangsa Indonesia.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.