JEMBER, RadarJakarta.id — Aksi perampokan terjadi di Toko Emas Murni, Jalan Sultan Agung, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (22/10/2026) pagi. Dalam peristiwa tersebut, dua orang dilaporkan mengalami luka-luka, sementara pelaku diduga membawa kabur tas berisi valuta asing yang ditaksir bernilai Rp700 juta.
Berdasarkan keterangan salah seorang pegawai toko, Riska Sugiarti, kejadian bermula ketika toko baru dibuka sekitar pukul 08.15 WIB. Dua orang yang mengenakan masker dan topi datang dengan alasan mencari pemilik toko. Namun, situasi berubah ketika keduanya diduga memaksa masuk dan bertindak agresif.
“Datang dua orang pakai masker, pakai topi, ditutup-tutup kan. Dibuka, terus tanya, ‘Mana bosnya?’ terus dipaksa,” ujar Riska saat menceritakan kejadian tersebut.
Riska mengaku sempat ditarik dan diseret ke bagian dalam toko. Salah seorang pelaku bahkan diduga mengancamnya menggunakan senjata tajam. Korban berusaha memohon agar pelaku tidak menyerangnya, sebelum akhirnya terjatuh dan berupaya menyelamatkan diri.
“Saya ditarik sampai ke dalam, senjata tajam mau ditusuk ke perut saya. Saya bilang, ‘Jangan Mas, jangan Mas,’ terus saya terjatuh,” tuturnya.
Situasi kemudian berubah ketika anak dan ibu pemilik toko berada di bagian dalam ruangan. Riska berhasil keluar untuk meminta pertolongan. Dalam kejadian tersebut, anak pemilik toko yang disebut bernama Aliong dan ibunya dilaporkan mengalami luka-luka. Sementara itu, para pelaku diduga melarikan diri menggunakan mobil Toyota Yaris berwarna putih.
Hingga berita ini disusun, para pelaku dilaporkan belum tertangkap. Kasus tersebut ditangani kepolisian di wilayah Jember untuk penyelidikan lebih lanjut, termasuk mengungkap identitas pelaku, memastikan kronologi kejadian, serta menelusuri dugaan pencurian tas berisi valuta asing tersebut. Konfirmasi resmi kepolisian mengenai jumlah kerugian, kondisi korban, dan perkembangan pengejaran pelaku masih diperlukan.***











