PASURUAN, Radarjakarta.id — Kunjungan kerja Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., ke Batalyon Kavaleri 8/2 Kostrad bukan sekadar agenda formal. Di balik kunjungan tersebut, terselip pesan kuat tentang soliditas, disiplin, dan kebanggaan sebagai prajurit Kavaleri yang siap menghadapi dinamika zaman. Rabu (16/04/2026).
Sejak awal kegiatan, suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa kental. Kehadiran Panglima menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan komando sekaligus membangun semangat juang prajurit di tengah tantangan global yang terus berkembang.
Dalam arahannya yang tegas namun penuh makna, Panglima menekankan pentingnya rasa syukur atas stabilitas keamanan nasional yang saat ini terjaga. Ia mengingatkan bahwa kondisi aman yang dinikmati masyarakat merupakan hasil kerja keras seluruh elemen, termasuk prajurit TNI.
“Syukuri kesejahteraan yang telah diberikan negara, imbangi dengan bekerja lebih baik dan profesional serta hindari hal-hal yang dapat menyebabkan pelanggaran disiplin, terutama jangan sampai menyakiti hati rakyat,” tegasnya.
Lebih jauh, Panglima juga menyoroti dampak konflik global, khususnya di kawasan Timur Tengah, yang dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas keamanan. Ia meminta seluruh prajurit Korps Kavaleri untuk tetap waspada, menjaga kesiapsiagaan, dan tidak lengah menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi.
Tak hanya soal tugas militer, Panglima juga menyentuh sisi kehidupan pribadi prajurit. Ia berpesan kepada prajurit bujangan agar bijak dalam memilih pasangan hidup dengan mempertimbangkan “bobot, bibit, dan bebet”, guna menghindari persoalan rumah tangga yang dapat berdampak pada kinerja dan kedinasan.
Rangkaian kegiatan berlangsung tertib, khidmat, dan sarat makna. Kehadiran para pejabat utama Divif 2 Kostrad semakin menambah wibawa acara yang menjadi sumber inspirasi bagi seluruh prajurit.
Kunjungan ini menegaskan bahwa pembinaan satuan tidak hanya berfokus pada kesiapan tempur, tetapi juga pada penguatan mental, moral, dan spiritual. Panglima Divif 2 Kostrad kembali menegaskan, prajurit sejati adalah mereka yang disiplin, bersyukur, serta teguh dalam menghadapi setiap tantangan.|Bagus Wirawiri*











