Nama Asila Maisa Terseret, Rizky Billar Balas Hoaks dengan Laporan Polisi

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Dunia hiburan kembali dihebohkan dengan langkah tegas yang diambil Rizky Billar. Suami pedangdut Lesti Kejora itu resmi melaporkan enam akun media sosial ke Polda Metro Jaya setelah namanya diterpa isu perselingkuhan, perceraian hingga tudingan memiliki anak di luar pernikahan yang ramai beredar di berbagai platform digital.
Tidak hanya menyeret nama Billar, isu tersebut juga mengaitkan putri presenter Ramzi, Asila Maisa. Tuduhan yang beredar di media sosial disebut telah menimbulkan kerugian besar bagi pihak-pihak yang namanya dicatut dalam narasi tersebut.

Melalui tim kuasa hukumnya, Billar menegaskan bahwa langkah hukum ini bukan sekadar bentuk pembelaan diri, melainkan upaya menjaga nama baik keluarga dan pihak lain yang ikut menjadi korban pemberitaan yang dinilai tidak benar.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Menurut kuasa hukum Rizky Billar, sedikitnya enam akun dari berbagai platform seperti YouTube, TikTok, Instagram hingga media sosial lainnya telah teridentifikasi sebagai penyebar konten yang diduga mengandung fitnah dan hoaks. Tim hukum juga menduga terdapat motif ekonomi di balik penyebaran konten-konten tersebut karena menghasilkan keuntungan dari tingginya jumlah tayangan dan interaksi publik.

Yang membuat kasus ini semakin panas, Billar disebut tidak membuka ruang damai bagi akun-akun yang telah dilaporkan. Langkah tersebut diambil agar menjadi efek jera bagi para penyebar informasi palsu yang selama ini dianggap bebas menyerang kehidupan pribadi figur publik tanpa konsekuensi hukum.

Di tengah polemik yang berkembang, presenter Ramzi juga dikabarkan mendukung langkah hukum tersebut. Pasalnya, nama putrinya, Asila Maisa, ikut terseret dalam isu yang tidak pernah terbukti kebenarannya. Pihak keluarga menilai tuduhan tersebut berpotensi mengganggu kehidupan sosial maupun karier Asila sebagai publik figur muda.

Sementara itu, Billar juga sempat menunjukkan ketidakpuasannya terhadap sejumlah unggahan dan pemberitaan di media sosial yang dianggap menggiring opini publik tanpa dasar yang jelas. Beberapa akun bahkan menjadi sasaran laporan massal dari pendukung Billar setelah dinilai menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Kasus ini kini memasuki tahap penanganan aparat penegak hukum. Publik pun menanti apakah laporan yang diajukan Rizky Billar akan berujung pada proses pidana terhadap para pemilik akun yang diduga menyebarkan fitnah tersebut.

Langkah tegas Billar menjadi sinyal bahwa era media sosial tanpa batas mulai mendapat perlawanan serius. Bagi sebagian pihak, tindakan ini dianggap sebagai upaya melindungi reputasi. Namun bagi yang lain, kasus ini juga menjadi pengingat bahwa kebebasan berekspresi tidak boleh berubah menjadi ruang penyebaran hoaks dan pencemaran nama baik.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.