Lewat IWBIF 2026, IWAPI Dorong Pengusaha Perempuan Masuk Rantai Pasok Global

Foto: Istimewa
banner 468x60

Perkuat Kapasitas UMKM Perempuan

IWAPI memiliki lebih dari 40.000 anggota yang tersebar di 38 provinsi serta 389 kabupaten dan kota. Organisasi yang telah berdiri sekitar 51 tahun tersebut mencatat sekitar 98 persen anggotanya merupakan pelaku UMKM.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Besarnya jaringan ini menjadi modal bagi IWAPI untuk mendorong pengusaha perempuan meningkatkan kapasitas usaha, memperluas akses pasar, dan membangun kemitraan yang berkelanjutan. Namun, untuk masuk ke rantai pasok global, pelaku UMKM juga perlu memperkuat kualitas produk, konsistensi pasokan, standar produksi, serta kemampuan memenuhi kebutuhan pasar internasional.

Di tingkat internasional, IWAPI menjadi focal point dalam jaringan pengusaha perempuan Asia dan bagian dari BRICS Women’s Business Alliance (BRICS WBA), yang dipimpin Anna Nesterova dari Rusia. Keterlibatan dalam jaringan tersebut diharapkan memperluas kesempatan bagi anggota IWAPI untuk bertukar pengalaman dan menjajaki peluang bisnis di negara-negara mitra.

Dua anggota IWAPI, Sago Lesius dan Arsilia, juga disebut mendapat pengakuan sebagai bagian dari 1.000 peserta UMKM unggulan.

Ketua Umum KADIN Indonesia, Anindya Bakrie menekankan pentingnya kolaborasi dan jejaring untuk memperkuat perdagangan, investasi, serta pertumbuhan industri. Menurutnya, pengusaha perempuan memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam perekonomian global apabila didukung kemitraan yang kuat dan peningkatan daya saing.

“Kolaborasi dan jejaring menjadi kunci untuk memperkuat perdagangan, investasi, dan pertumbuhan industri. Pengusaha perempuan, termasuk pelaku UMKM, memiliki potensi besar untuk menjadi bagian penting dalam perekonomian global. Karena itu, kita perlu terus membangun kerja sama, meningkatkan daya saing, dan membuka lebih banyak kesempatan agar UMKM Indonesia dapat berkembang serta menembus pasar internasional,” ujar Anindya.

IWAPI berharap IWBIF dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang diselenggarakan secara bergiliran di negara-negara mitra, termasuk China, Malaysia, dan Rusia.

Melalui IWBIF 2026, IWAPI berupaya membuka jalan bagi pengusaha perempuan Indonesia untuk memperluas kemitraan internasional, menjajaki investasi, dan meningkatkan akses terhadap pasar global. Dengan dukungan jaringan bisnis yang lebih luas serta peningkatan kapasitas usaha, UMKM perempuan diharapkan dapat mengambil peran lebih besar dalam rantai pasok internasional dan memperkuat kontribusi terhadap perekonomian nasional.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.