Karhutla Belum Reda, Kekeringan Mengintai: Senator Agustinus Minta Prabowo Bergerak

Wakil Ketua I Panitia Perancang Undang-Undang (PPUU) DPD RI, Senator Agustinus R. Kambuaya. (Foto: Ist)
banner 468x60

Ancaman terhadap Air dan Pangan

Menurut Agustinus, persoalan lingkungan akibat karhutla dan kekeringan pada akhirnya dapat berpengaruh terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Keterbatasan air menjadi salah satu persoalan yang perlu diantisipasi. Pada sektor pertanian, kondisi kekeringan juga berpotensi mengganggu ketersediaan air untuk kegiatan produksi dan meningkatkan risiko terhadap ketahanan pangan.

Ia menilai pemerintah perlu mengambil langkah sebelum dampak tersebut berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

“Hutan terbakar hari ini, air menghilang besok, pangan terancam lusa. Jangan tunggu rakyat menjadi korban baru negara bergerak,” kata Agustinus.

Agustinus juga meminta setiap keputusan mengenai status kebencanaan didasarkan pada kajian dan data resmi. Menurut dia, penetapan status harus disesuaikan dengan skala dan dampak kejadian serta ketentuan kebencanaan yang berlaku.

Dorongan tersebut disampaikan ketika penanganan karhutla dan kekeringan masih berlangsung pada awal Oktober 2026.

Melalui task force nasional, Agustinus berharap pemerintah dapat mengintegrasikan upaya pencegahan, penanganan darurat, perlindungan masyarakat, hingga pemulihan lingkungan.

Dengan demikian, respons terhadap karhutla dan kekeringan tidak hanya berorientasi pada penanganan titik api, tetapi juga memastikan kebutuhan dasar masyarakat dan keberlanjutan lingkungan tetap terlindungi.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.