Inggris Hajar Kroasia 4-2, Kane Bersinar di Piala Dunia

banner 468x60

DALLAS, Radarjakarta.id – Timnas Inggris membuka kiprah mereka di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan spektakuler setelah menundukkan Kroasia 4-2 dalam laga Grup L yang berlangsung Kamis pagi WIB (18/6/2026). Pertandingan yang digelar di Dallas Stadium itu menyajikan drama enam gol dan memperlihatkan kualitas Inggris sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia.

Kapten Inggris Harry Kane menjadi bintang utama dengan mencetak dua gol, sementara Jude Bellingham dan Marcus Rashford turut menyumbang gol kemenangan. Kroasia sempat memberikan perlawanan sengit melalui gol Martin Baturina dan Petar Musa, bahkan dua kali berhasil menyamakan kedudukan sebelum akhirnya tak mampu membendung agresivitas The Three Lions di babak kedua.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Laga berlangsung panas sejak menit awal. Inggris unggul lebih dulu lewat penalti Harry Kane sebelum Kroasia membalas. Kane kembali membawa Inggris memimpin melalui sundulan tajam hasil situasi bola mati. Namun, Kroasia menunjukkan mental kuat dengan menyamakan skor menjadi 2-2 menjelang turun minum.

Memasuki babak kedua, pasukan Thomas Tuchel tampil jauh lebih agresif. Jude Bellingham mencetak gol penting hanya beberapa menit setelah jeda yang mengubah momentum pertandingan. Ketika Kroasia berusaha mengejar, Marcus Rashford yang masuk dari bangku cadangan memastikan kemenangan Inggris lewat gol pada menit-menit akhir.

Kemenangan ini juga memiliki makna historis bagi Harry Kane. Dua gol yang dicetaknya membuat striker Bayern München tersebut menyamai rekor Gary Lineker sebagai pencetak gol terbanyak Inggris di putaran final Piala Dunia dengan koleksi 10 gol. Prestasi itu semakin mengukuhkan status Kane sebagai salah satu penyerang terbaik dalam sejarah sepak bola Inggris.

Media internasional seperti Reuters, The Guardian, Associated Press, hingga Times of India menyoroti ketajaman lini depan Inggris yang mampu menghasilkan empat gol melawan salah satu kekuatan tradisional Eropa. Namun, sejumlah media juga mencatat masih adanya kelemahan di sektor pertahanan yang perlu diperbaiki sebelum menghadapi laga-laga berikutnya.

Hasil ini menempatkan Inggris di posisi yang sangat baik untuk melaju ke fase gugur. Dengan performa Bellingham yang semakin matang, Kane yang tetap tajam, serta kedalaman skuad yang dimiliki Tuchel, publik Inggris mulai bermimpi mengakhiri penantian panjang gelar juara dunia yang telah berlangsung sejak 1966. ***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.