DEPOK, Radarjakarta.id – Perempuan Indonesia Raya atau PIRA memperingati HUT ke-18 secara nasional melalui tayangan live streaming. Dimana peringatan ini dipusatkan di Jakarta, sementara di Kota Depok di Jalan Raya Tanah Baru, Kecamatan Beji.
Dalam Peringatan HUT ke-18 PIRA diputar film mengenai berdirinya PIRA hingga usia ke-18.
Ketua Umum PIRA, Novita Wijayanti dalam rangka memperingati HUT ke-18 PIRA menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial mulai dari donor darah, pengobatan gratis, pemeriksaan kesetan mata.
“Kami juga memberikan kaca mata gratis kepada masyarkat yang membutuhkan,” katanya.
Novita mengatakan, usia 18 tahun merupakan momentum kedewasaan bagi seseorang untuk mulai memegang tanggung jawab, menentukan pilihan, sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan.
Menurut dia, hal serupa harus menjadi refleksi bagi PIRA yang kini berusia ke-18.
“Di usia ke-18 ini, kita tidak cukup hanya bertumbuh menjadi organisasi yang besar. Kita harus terus bertumbuh menjadi organisasi yang berguna,” ujarnya.
Novita juga mengatakan, HUT ke-18 PIRA dimaknai melalui semangat “Peduli, Kompak, Bergerak, Berdampak”.
Peduli, kata Novita, berarti hadir ketika sesama membutuhkan, sedangkan kompak berarti menyatukan langkah dan kekuatan sebagai perempuan-perempuan Indonesia Raya
Bergerak berarti tidak berhenti pada kepedulian, tetapi menerjemahkannya menjadi aksi nyata.
Dan berdampak berarti memastikan setiap langkah yang kita lakukan benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat.
Novita menuturkan perempuan memiliki peran penting dalam membangun ketahanan keluarga karena menjadi salah satu penopang utama kehidupan keluarga dan pendidikan anak.
Karena itu, sambungnya, kesehatan perempuan memiliki keterkaitan erat dengan kemampuan keluarga dalam menjalankan berbagai peran dan tanggung jawabnya.
“Perempuan adalah tiang keluarga, madrasah pertama bagi anak-anak, serta penopang utama ketahanan keluarga,” katanya.
Sementara itu, Ketua PC PIRA Kota Depok, Yoyoh mengatakan, arahan pimpinan pusat menjadi pedoman bagi jajaran pengurus daerah dalam menjalankan program organisasi ke depan.
Menurutnya, peringatan HUT ke-18 PIRA bukan sekadar seremoni, melainkan kesempatan untuk memperkuat kebersamaan kader dan memperluas kegiatan sosial yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Momentum peringatan HUT ke-18 ini menjadi penguat solidaritas antar pengurus dan kader. Sesuai instruksi pusat, kami di daerah berkomitmen untuk memperluas aksi nyata kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di Kota Depok,” ungkapnya.
Di lokasi sama, Dewan Penasehat PIRA Kota Depok, Ir Nuroji mengucapkan Hut ke 18 PIRA diharapkan kedepannya PIRA Kota Depok selalu kompak dan siap membesarkan PIRA.
“Kami harap PIRA di Kota Depok bisa membesarkan Partai Gerinda, kita ketahui suara perempuan seperti PIRA ini memiliki andil dalam pelaksanaan pesta Demokrasi,” katanya











