Golden Rama Catat Pertumbuhan 15,4 Persen, Minat Traveler Indonesia Jelajahi Dunia Semakin Tinggi

Foto: Ilustrasi
banner 468x60

Peran Travel Curator Semakin Relevan

Semakin beragamnya pilihan perjalanan turut membuat peran travel curator menjadi semakin relevan. Menurut Ricky, kemudahan akses terhadap informasi membuat traveler kini dapat mencari tiket, akomodasi, maupun rekomendasi destinasi secara mandiri.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Hari ini traveler memiliki akses terhadap informasi yang hampir tidak terbatas. Mereka bisa mencari tiket, hotel, dan rekomendasi destinasi sendiri. Namun, ketika pilihannya semakin banyak, tantangannya justru menjadi bagaimana memilih perjalanan yang paling sesuai dengan apa yang mereka cari. Di situlah pengalaman dan pemahaman terhadap destinasi menjadi penting,” ungkapnya.

Selama 55 tahun perjalanan Golden Rama, Ricky mengatakan perusahaan melihat setiap traveler memiliki alasan berbeda dalam menentukan perjalanan.

“Kami tidak melihat peran kami hanya sebagai penyedia perjalanan. Ada yang ingin merayakan momen bersama keluarga, mengejar pengalaman yang selama ini ada dalam bucket list, atau mencari ruang untuk berhenti sejenak dan merefleksikan diri. Tugas kami adalah membantu menerjemahkan keinginan tersebut menjadi sebuah perjalanan yang relevan dan tak terlupakan,” jelas Ricky.

Perjalanan Semakin Personal dan Direncanakan Lebih Awal

Perubahan perilaku traveler juga terlihat dari semakin banyaknya rencana perjalanan yang dipersiapkan jauh sebelum waktu keberangkatan.

Golden Rama mulai memperkenalkan sejumlah pilihan perjalanan untuk 2027, salah satunya Camino de Santiago di Spanyol.

Camino de Santiago, atau The Way of St. James, merupakan salah satu rute ziarah Katolik yang dikenal luas di dunia. Perjalanan tersebut mengajak peserta menempuh rute menuju makam Santo Yakobus di Katedral Santiago de Compostela.

Tahun 2027 menjadi periode istimewa untuk perjalanan tersebut karena bertepatan dengan Camino Holy Year atau Tahun Suci Jacobean. Pada periode ini, Puerta Santa atau Pintu Suci di Katedral Santiago de Compostela dibuka dalam tradisi khusus yang berlangsung pada Tahun Suci.

Menurut Ricky, munculnya minat terhadap perjalanan seperti Camino de Santiago menunjukkan bahwa perjalanan kini semakin berkaitan dengan kebutuhan dan makna personal setiap traveler.

“Kami melihat perjalanan semakin menjadi bagian dari cara seseorang merayakan hidup, mengejar mimpi, atau bahkan mengambil waktu untuk berhenti sejenak dan merefleksikan diri. Karena itu, ke depan kami percaya pilihan perjalanan akan semakin beragam dan semakin spesifik terhadap minat masing-masing individu,” ujarnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.