Fadil Imran Akhiri Karier di Polri, Lanjutkan Kiprah di MIND ID

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Komjen Pol. Muhammad Fadil Imran memasuki fase baru dalam perjalanan kariernya. Setelah puluhan tahun berkiprah di institusi Polri dan menduduki sejumlah posisi strategis, Fadil kini menjalankan peran sebagai Komisaris PT Mineral Industri Indonesia (Persero) atau MIND ID, holding BUMN industri pertambangan Indonesia.

Penunjukan Fadil sebagai komisaris MIND ID ditetapkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 10 Juni 2025. Dalam susunan komisaris yang diumumkan perusahaan, Fadil tercatat bersama sejumlah nama lainnya. MIND ID sendiri mengonfirmasi Fadil sebagai Komisaris melalui profil resmi perusahaan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kehadiran Fadil di MIND ID menjadi menarik karena latar belakang utamanya berasal dari bidang keamanan dan kepolisian. Lulusan Akademi Kepolisian 1991 tersebut pernah menjabat Kapolda Jawa Timur, Kapolda Metro Jaya, Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, hingga Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops). Pengalaman tersebut kini bersinggungan dengan sektor strategis pertambangan yang memiliki tantangan keamanan, kepatuhan hukum, tata kelola, lingkungan, serta kepentingan masyarakat.

Peran tersebut terlihat dalam kunjungan Fadil bersama Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin ke proyek PT Vale Indonesia di Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, pada awal Agustus 2026. MIND ID menegaskan dukungannya terhadap pengembangan Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa sebagai bagian dari agenda hilirisasi mineral nasional. Kunjungan tersebut juga melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, Kejaksaan dan pemangku kepentingan lainnya untuk memperkuat pengawalan proyek strategis tersebut.

Bagi MIND ID, pengawalan proyek pertambangan tidak hanya menyangkut aspek investasi dan produksi. Kepastian hukum, keamanan, keberlanjutan, perlindungan masyarakat dan lingkungan, serta manfaat ekonomi bagi daerah menjadi bagian penting dalam memastikan proyek strategis nasional berjalan sesuai tujuan. Dalam konteks itu, pengalaman Fadil di bidang keamanan dapat menjadi salah satu perspektif dalam memperkuat koordinasi lintas lembaga.

Di sisi lain, perjalanan Fadil di tubuh Polri memasuki babak akhir. Sejumlah media pada akhir Juli 2026 memberitakan bahwa Fadil yang lahir pada 14 Agustus 1968 memasuki usia 58 tahun pada 2026. Berdasarkan ketentuan yang diberitakan, perubahan batas usia pensiun dalam UU Polri terbaru tidak memberikan tambahan masa dinas kepada personel kelahiran 1968. Karena itu, Fadil disebut tidak memperoleh perpanjangan masa dinas seperti ketentuan yang berlaku bagi kelompok kelahiran berikutnya.

Dengan berakhirnya masa pengabdian di kepolisian, pengalaman Fadil justru berpotensi berlanjut di sektor strategis nasional. Posisi di MIND ID menempatkannya dalam lingkungan yang berbeda, tetapi tetap membutuhkan kemampuan koordinasi, mitigasi risiko, kepatuhan terhadap hukum, serta pengelolaan hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan.

Rekam jejak Fadil sendiri terbilang panjang. ANTARA mencatat ia merupakan kelahiran Makassar, 14 Agustus 1968, dan menempuh pendidikan Akpol 1991. Sebelum mencapai posisi puncak di Mabes Polri, ia menjalani sejumlah penugasan, termasuk di lingkungan Polda Metro Jaya dan berbagai jabatan kepolisian strategis.

Kini, perhatian terhadap Fadil tidak lagi hanya tertuju pada kiprahnya sebagai jenderal polisi. Sebagai bagian dari jajaran Komisaris MIND ID, tantangannya bergeser pada bagaimana pengalaman panjang di bidang keamanan dapat diterjemahkan menjadi kontribusi terhadap penguatan tata kelola, pengamanan investasi, kepatuhan hukum, dan keberlanjutan industri pertambangan nasional.

Perjalanan itu sekaligus memperlihatkan transisi seorang perwira tinggi Polri dari dunia penegakan keamanan menuju ruang tata kelola korporasi strategis negara. Dengan posisi MIND ID sebagai holding industri pertambangan, pengalaman Fadil menjadi bagian dari dinamika baru pengelolaan aset strategis Indonesia di tengah agenda hilirisasi mineral dan penguatan nilai tambah sumber daya alam.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.