Dari Pura Kehen hingga Panti Asuhan, Peradilan se-Bali Tebarkan Semangat Pengabdian

Foto: Istimewa
banner 468x60

Ketua PT Denpasar, Dr. Ifa Sudewi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa bakti sosial tersebut merupakan wujud nyata kepedulian sosial sekaligus komitmen lembaga peradilan untuk hadir di tengah masyarakat.

Menurutnya, tanggung jawab peradilan tidak semata-mata berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga harus disertai nilai kemanusiaan dan kepedulian terhadap sesama.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Peradilan tidak hanya bertugas menegakkan hukum, tetapi juga harus luhur dalam kemanusiaan. Berbagi kasih adalah bagian dari dharma bakti kita untuk mewujudkan Indonesia yang makmur, dan menunjukkan bahwa Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Negeri se-Bali merupakan bagian dari masyarakat Bali,” ujarnya.

Pesan tersebut menegaskan bahwa keberadaan lembaga peradilan di tengah masyarakat perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk membangun hubungan sosial yang baik dan menumbuhkan semangat saling membantu.

Perkuat Kebersamaan dan Zona Integritas
Ketua Pelaksana Marliyus M.S., S.H., M.H., menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan tanpa kendala. Rombongan kembali tiba di Kantor PT Denpasar sekitar pukul 17.00 WITA.

Selain sebagai sarana berbagi, kegiatan ini bertujuan mempererat rasa kekeluargaan antarwarga peradilan se-Bali serta mendukung pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Upaya membangun integritas kelembagaan membutuhkan konsistensi dalam pelaksanaan tugas, kedisiplinan, keteladanan, serta kepedulian terhadap kepentingan masyarakat. Karena itu, kegiatan sosial dapat menjadi ruang untuk menumbuhkan nilai kebersamaan dan memperkuat orientasi pelayanan publik.

Melalui kegiatan tersebut, PT Denpasar bersama PN se-Bali berharap semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus tumbuh, sejalan dengan upaya mewujudkan peradilan yang berintegritas, humanis, dan dekat dengan masyarakat.
Menutup kegiatan, Marliyus menyampaikan pantun:

Bunga cempaka di Pura Kehen,
Mekar indah di pagi hari.
Bakti sosial tulus dari peradilan,
Berbagi kasih yang abadi.

Pantun tersebut menjadi penutup rangkaian bakti sosial yang membawa pesan bahwa pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian penting dari semangat peradilan yang luhur.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.