JEMBER, Radarjakarta.id – Sebanyak 276 prajurit remaja resmi dilantik menjadi Bintara TNI Angkatan Darat (TNI AD) berpangkat Sersan Dua (Serda) dalam Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI AD Gelombang III Tahun Anggaran 2026. Upacara berlangsung di Lapangan Hitam Sekolah Calon Bintara (Secaba) Rindam V/Brawijaya, Sumbersari, Jember, Senin (26/10/2026).
Upacara dipimpin langsung oleh Panglima Kodam (Pangdam) V/Brawijaya Mayjen TNI Piek Budyakto. Kegiatan tersebut menandai berakhirnya pendidikan pertama yang telah dijalani para prajurit siswa sebelum melanjutkan ke tahap pendidikan berikutnya.
Rangkaian upacara diawali dengan pengambilan sumpah prajurit sesuai agama masing-masing, dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada siswa berprestasi. Dalam sumpahnya, para Bintara Remaja berkomitmen untuk setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta menjunjung tinggi Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.
Setelah menyelesaikan pendidikan pertama, para Bintara Remaja akan melanjutkan Pendidikan Kecabangan Infanteri. Pendidikan tersebut bertujuan memperdalam pengetahuan mengenai taktik dan teknik militer, sekaligus meningkatkan kemampuan serta kesiapan tempur sebelum nantinya ditempatkan di satuan masing-masing.
Pangdam V/Brawijaya melalui Danrindam V/Brawijaya Brigjen TNI Mukhamad Albar, S.E., M.M., menyampaikan bahwa para lulusan harus terus menjaga dan memperkuat disiplin militer serta ketangguhan mental yang telah ditempa selama mengikuti pendidikan di Secaba Rindam V/Brawijaya.
Menurutnya, lulusan Bintara Infanteri dituntut menjadi prajurit yang profesional, berkarakter, serta senantiasa memegang teguh nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI dalam pelaksanaan tugas.
Ia juga berharap ilmu pengetahuan, keterampilan, dan wawasan keprajuritan yang telah diperoleh selama pendidikan dapat menjadi bekal penting bagi para lulusan untuk mengikuti pendidikan lanjutan.
“Ilmu pengetahuan, keterampilan, dan wawasan keprajuritan yang telah diperoleh selama mengikuti pendidikan di Secaba Rindam diharapkan dapat dijadikan bekal untuk mengikuti pendidikan selanjutnya,” tutur perwira yang berasal dari Purbalingga tersebut.
Dengan berakhirnya pendidikan pertama ini, sebanyak 276 prajurit remaja resmi menyandang pangkat Serda dan siap melanjutkan pembinaan kemampuan militer melalui Pendidikan Kecabangan Infanteri sebagai bagian dari persiapan menjalankan tugas di lingkungan TNI AD.











